Suarautara.com, Banggai – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kembali menggelar Lipu Celebes 2nd International Festival, sebuah ajang kebudayaan berskala internasional yang bertujuan memperkuat program “Banggai Berkebudayaan” atau Gerbang Kebudayaan yang diinisiasi oleh Bupati Banggai.
Kegiatan yang berlangsung sejak 11 hingga 15 November 2025 ini dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Teluk Lalong, Luwuk, menampilkan beragam pertunjukan seni dan tarian tradisional dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banggai.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banggai, Safrudin Hinelo, S.STP., M.Si, melalui Kepala Bidang Kebudayaan Subrata Kalape, S.Pd, menyampaikan bahwa seluruh peserta telah siap memeriahkan festival.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para penari dan peserta pengisi acara sudah 100 persen siap untuk tampil. Kami juga telah melakukan pengecekan lokasi dan panggung bersama tim teknis,” ujar Subrata.
Ia menambahkan, sejumlah tamu dari negara sahabat telah tiba di Banggai untuk menghadiri dan berpartisipasi dalam festival tersebut. Selain itu, beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah juga turut hadir untuk menyaksikan dan meramaikan ajang budaya ini.
Sementara itu, Amar, selaku kurator festival, menjelaskan bahwa persiapan pembukaan acara menjadi fokus utama panitia.
Kami terus mematangkan persiapan teknis untuk malam pembukaan. Ini menjadi wajah dari festival Banggai. Delegasi dari Estonia telah tiba sejak 10 November, disusul perwakilan dari Korea, Meksiko, dan Filipina.
Selain itu, beberapa daerah di Sulawesi Tengah seperti Tolitoli, Buol, Morowali, dan Tojo Una-Una juga mengirimkan kelompok seni mereka untuk tampil,” jelas Amar.
Koordinator perlengkapan acara, Arfan Labani, menuturkan bahwa progres persiapan telah mencapai sekitar 75 persen.
Meski waktu cukup mepet dan cuaca sempat menghambat, kami optimistis acara akan berjalan sesuai rencana. Semua dilakukan sesuai arahan pimpinan,” tegas Arfan.
Selain pertunjukan tari daerah, festival ini juga menghadirkan pameran museum keliling dari Dinas Pendidikan serta 20 stan UMKM yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Banggai.
Beragam kerajinan tangan dan kuliner khas Banggai akan dipamerkan dan dijual selama kegiatan berlangsung.
Dari sisi dekorasi, Firman Dayanun, pelaku teater yang turut menjadi bagian tim dekorasi, menyampaikan bahwa persiapan panggung hampir rampung.
Kami hanya menambahkan beberapa aksesoris akhir agar tampilan lebih menarik,” ujar Firman.
Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan pelajar tingkat SD dan SMP yang akan menampilkan teater, baca puisi, dan atraksi budaya sebagai bagian dari edukasi kebudayaan sejak dini.
Subrata Kalape menutup dengan harapan bahwa ajang internasional ini dapat semakin memperkenalkan Banggai di kancah global.
Dengan berbagai rangkaian kegiatan ini, Lipu Celebes 2nd International Festival diharapkan menjadi sarana promosi budaya Banggai ke tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.
( AM’oks69 )





















