Dilalui Kendaraan Berat, Warga Tanah Abang – Peghapau Keluhkan Kerusakan Jalan & Debu

Sabtu, 4 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MUARA ENIM – Warga Desa Tanah Abang dan Desa Peghapau Kecamatan Semende Darat Laut (SDL), Kabupaten Muara Enim, Sumsel mengeluhkan kerusakan jalan, badan siring dan timbulnya debu akibat dilewati kendaraan bertonase tinggi pengangkut material, sejak dibangunnya jalan Pagar Agung – Pagar Dewa – Tanah Abang

Warga Desa Tanah Abang, Rustina saat dimintai komentarnya meminta jalan di depan rumahnya segera diperbaiki karena telah mengalami kerusakan akibat pengangkutan material menggunakan kendaraan bertonase tinggi.

“Kemarin mobil berkapasitas besar lewat sini semua jadi otomatis jalan rusak, ini juga rawan sebenarnya ini kan tebing, banyak yang kecelakaan, motor jatuh karena terpeleset, jadi kami mohon kepada pihak terkait terutama pihak ke-3 pelaksana Jalan Pagar Dewa – Pagar Agung – Tanah Abang, untuk memperbaiki jalan kami,” komentarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rustina melanjutkan, pertama permasalahan debu yang ditimbulkan karena bisa mengganggu kesehatan, terlebih lagi dirinya yang tinggal di pinggir jalan dan menjual makanan, untuk itu dirinya meminta agar pihak ke-3 sesegera mungkin memperbaiki jalan utama menuju Pagar Dewa – Pagar Agung tersebut.

Hal senada juga disampaikan Warga Desa Tanah Abang lainnya, Ahmad Supani sangar kecewa dengan kondisi jalan yang rusak tersebut, sebelum ada proyek masuk ke Pagar Agung jalan Tanah Abang masih bagus dan layak untuk dilewati, setelah dilewati kendaraan proyek jalan menjadi rusak dan sulit dilewati lagi.

“Kami sangat mengharapkan jalan ini ada perbaikan atau pembangunan, jangan sampai setelah proyek selesai jalan ini tidak diperdulikan lagi, sekali lagi sebagai masyarakat Desa Tanah Abang – Peghapau saya sangat kecewa, sejak proyek berjalan sampai saat ini belum ada perbaikan,” tuturnya.

Ahmad Supani menambahkan, akibat dilewati kendaraan bertonase tinggi bukan badan jalan saja yang rusak tetapi siring di pinggir jalan juga mengalami kerusakan.

(Zulhadiaripin)

Berita Terkait

Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara
Tindak Tegas Kriminalitas, Polres OKU Timur Ungkap Curas Modus Polisi Gadungan
Wujudkan Hunian Layak, Polsek Belitang III Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Desa Karsa Jaya
Tragedi Berdarah di Halaman Masjid Romadhon, Tim Gabungan Reskrim Polres OKU Timur Bekuk Pelaku
Gubernur Sumatera Selatan Resmikan Gedung Sekolah Berasrama SMA Negeri 3 Martapura di Kabupaten OKU Timur
Talud Rp15 Miliar di OKU Timur Diduga Asal Jadi, Begini Kata Warga Setempat
Pemkab OKU Timur Gelar Musrenbang 2026
Mudik Lintas Sumatera Dipantau Real Time, Polda Sumsel Kendalikan 17 Wilayah dan Tertibkan 143 Truk

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:35 WITA

Kejaksaan Negeri dan Pemkab OKU Timur Resmi Jalin Kerja Sama Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara

Rabu, 15 April 2026 - 17:22 WITA

Tindak Tegas Kriminalitas, Polres OKU Timur Ungkap Curas Modus Polisi Gadungan

Kamis, 9 April 2026 - 20:39 WITA

Wujudkan Hunian Layak, Polsek Belitang III Bedah Rumah Warga Kurang Mampu di Desa Karsa Jaya

Rabu, 8 April 2026 - 11:19 WITA

Tragedi Berdarah di Halaman Masjid Romadhon, Tim Gabungan Reskrim Polres OKU Timur Bekuk Pelaku

Senin, 6 April 2026 - 04:59 WITA

Gubernur Sumatera Selatan Resmikan Gedung Sekolah Berasrama SMA Negeri 3 Martapura di Kabupaten OKU Timur

Berita Terbaru