Diduga Kumpulkan KTP Warga untuk Pembebasan Lahan Sawit 500 Hektar, Kades Mire Diprotes

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com,TOUNA-Puluhan warga dan tokoh masyarakat Desa Mire, Kecamatan Ulubongka, Kabupaten Tojo Una-Una, menyatakan penolakan keras terhadap rencana pembebasan lahan seluas 500 hektar untuk perkebunan kelapa sawit. Penolakan ini mencuat setelah adanya dugaan pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) warga oleh Kepala Desa (Kades) setempat secara sepihak.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mire, Mohamad Kamil Kamoyo, mengungkapkan bahwa Kades diduga mengumpulkan dokumen kependudukan tersebut dengan iming-iming uang ganti rugi sebesar Rp2,5 juta per hektar. Jika dikalkulasikan, total dana ganti rugi untuk lahan seluas 500 hektar tersebut mencapai Rp1,25 miliar.

“Total lahan yang mau dibebaskan itu 500 hektar. Katanya untuk kebun sawit,” ujar Kamil kepada media, Minggu (6/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencana tersebut langsung memicu reaksi negatif dari masyarakat. Sejumlah tokoh adat dan perwakilan warga menilai ada kejanggalan dalam proses pengumpulan dokumen tersebut. Mereka mengkhawatirkan adanya penyalahgunaan identitas untuk memuluskan proyek tanpa melalui mekanisme musyawarah desa yang transparan.

“Kami masyarakat menolak. Kami tidak setuju lahan dibebaskan. Itu tanah leluhur kami, turun-temurun digarap,” tegas salah satu tokoh masyarakat setempat.

Hingga berita ini diturunkan, jurnalis masih berupaya meminta konfirmasi dan tanggapan resmi dari Kepala Desa Mire terkait tujuan pengumpulan KTP/KK, status hukum lahan, serta nama perusahaan kelapa sawit yang berencana masuk ke wilayah tersebut.

Pewarta:Agung

 

Berita Terkait

SMKN 4 Bondowoso Raih Penghargaan “SIKAP Award 2026”
Perkuat Sinergitas Forkopimda Wakapolres Banggai Silaturahmi ke Kajari dan Dandim 1308/LB
Kapolsek Bunta Hadiri Rembuk Stunting Desa Rantau Jaya Perkuat Sinergi Cegah Stunting
Polwan Polresta Banggai Beri Pendampingan Psikologis kepada Anak Korban Dugaan Pelecehan Seksual
Diduga Alami Tekanan Darah Naik Wanita Asal Pagimana Terjatuh dari Motor Menuju Lamala
Camat Bambang Abdullah Sambut PT Agrinas Palma Nusantara Turun ke Toili Barat Selesaikan Konflik Lahan Sawit
TNI Tanamkan Nilai Kebersamaan kepada Siswa Baru SMK Al+Fallah Jangkar Melalui MPLS
Antisipasi Bencana, Disdamkarmat dan BPBD Edukasi Mitigasi Kebakaran Saat Reses Ketua DPRD Tojo Una-una

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:54 WITA

SMKN 4 Bondowoso Raih Penghargaan “SIKAP Award 2026”

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:52 WITA

Perkuat Sinergitas Forkopimda Wakapolres Banggai Silaturahmi ke Kajari dan Dandim 1308/LB

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:24 WITA

Kapolsek Bunta Hadiri Rembuk Stunting Desa Rantau Jaya Perkuat Sinergi Cegah Stunting

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:02 WITA

Polwan Polresta Banggai Beri Pendampingan Psikologis kepada Anak Korban Dugaan Pelecehan Seksual

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:50 WITA

Diduga Alami Tekanan Darah Naik Wanita Asal Pagimana Terjatuh dari Motor Menuju Lamala

Berita Terbaru