Diduga Jual Sapi Bantuan Kelompok Tani, Kades Bantuga Diprotes Warga

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Suarautara.com,TOUNA – Kepala Desa Bantuga, Kecamatan Ampana Tete, Kabupaten Tojo Una-Una, diduga menjual sapi pejantan bantuan Dana Desa untuk kepentingan pribadi. Dugaan tersebut mencuat dan memicu protes warga dalam rapat kelompok tani yang digelar di kediaman seorang warga berinisial UT pada Senin malam (6/7/2026).

Menurut penuturan warga, sapi tersebut merupakan bantuan yang dialokasikan khusus untuk kelompok tani demi kesejahteraan bersama. Namun, ternak itu disinyalir telah dijual secara sepihak tanpa sepengetahuan seluruh anggota kelompok.

“Seharusnya sapi itu untuk kelompok. Tapi sekarang sudah tidak ada. Kami minta ini diusut,” ujar salah satu warga dalam pertemuan tersebut.

Mantan Kades Bantuga yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Kelompok Tani membenarkan adanya polemik tersebut. Ia juga mengonfirmasi adanya pemeriksaan dari pihak terkait.

“Iya memang benar ada dugaan itu karena saya juga ketua kelompok tani,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi di kediamannya pada Rabu (8/7/2026), Kepala Desa Bantuga tidak membantah adanya penjualan sapi tersebut. Kendati demikian, dengan nada kesal ia berdalih bahwa langkah tersebut diambil atas sepengetahuan otoritas desa dan telah melalui proses audit.

“Atas sepengetahuan Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Pengadaan tersebut sudah selesai diperiksa Inspektorat,” kata Kades.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mendapatkan klarifikasi resmi dari Ketua BPD Desa Bantuga serta dokumen penunjang terkait transparansi penjualan dan penggunaan dana hasil penjualan sapi tersebut.

Warga mendesak agar Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tojo Una-Una segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh guna memberikan kejelasan dan mencegah kegaduhan di masyarakat.

Pewarta:Agung

 

Berita Terkait

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu
Dinsos Banggai Bergerak Cepat Hariadi Bola Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Lamala
Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal
Cabdis Pendidikan Wilayah II Pantau Pelaksanaan TKA SMA 2026 di Donggala, Pastikan Evaluasi Berjalan Optimal
Dampak Kekeringan Dandim 1308/LB Cepi Kartiwa Buat Pembangunan Sumur Bor Untuk  Masyarakat di Desa Kayoa
Kasat Intelkam Usman Tutup Domino Kapolresta Banggai 2026 Pasangan Bangkep Kaban BNN  Baharudin Amka Sanusi Raih Juara I
Kapolsek Lamala Wayan Sukarman Hadiri Ritual Adat Perkuat Sinergi Polri Bersama Masyarakat dan Doa Keselamatan Bersama

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:30 WITA

Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Cabdis Pendidikan Wilayah II Pantau Pelaksanaan TKA SMA 2026 di Donggala, Pastikan Evaluasi Berjalan Optimal

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:18 WITA

Dampak Kekeringan Dandim 1308/LB Cepi Kartiwa Buat Pembangunan Sumur Bor Untuk  Masyarakat di Desa Kayoa

Berita Terbaru