Bupati OKU Timur Lanosin Terima Anugerah Adok dari Lembaga Adat

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati OKU Timur Lanosin Terima Anugerah Adok dari Lembaga Adat

Bupati OKU Timur Lanosin Terima Anugerah Adok dari Lembaga Adat

Suarautara.com, OKU Timur – Lembaga Pembina Adat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur secara resmi menganugerahkan Adok atau Gelar Kehormatan Suttan Mangku Kewedanaan I kepada Bupati OKU Timur, Ir. H. Lanosin, ST., MT., MM. Dalam prosesi tersebut, Bupati juga dikenakan kepodang, penutup kepala adat laki-laki Komering.

Prosesi adat berlangsung di Ruang Pertemuan Bupati OKU Timur, Selasa, 13 Januari 2025 dan dihadiri jajaran lembaga adat serta sejumlah pejabat pemerintah daerah. Penganugerahan ini merupakan bentuk pengakuan adat terhadap kepemimpinan Bupati OKU Timur yang dinilai selaras dengan nilai-nilai budaya Komering.

Pada kesempatan yang sama, Lembaga Pembina Adat OKU Timur turut menganugerahkan Adok Kehormatan Ratu Indoman Warga I kepada Ketua TP PKK OKU Timur, dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes. Gelar tersebut diberikan sebagai simbol peran perempuan dalam kehidupan sosial dan adat sebagai figur pengayom, khususnya bagi kaum perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan Adok dilakukan langsung oleh Ketua Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur, H. Leo Budi Rachmadi, SE, didampingi pengurus lembaga adat. Bupati Lanosin hadir bersama Staf Ahli Asnari, Plt Kepala Dinas Disporapar Nasrul Bani, Sekretaris Disdikbud Ir. H. Dodi Purnama, serta Kasi Asroni.

Ketua Lembaga Pembina Adat OKU Timur, H. Leo Budi Rachmadi, menjelaskan bahwa pengukuhan adat tersebut merupakan tindak lanjut dari Mufakat Adat IV yang sebelumnya digelar di Belitang. Dalam mufakat tersebut, kepodang ditetapkan sebagai penutup kepala adat laki-laki Komering yang sah berdasarkan kajian sejarah dan filosofi adat.

Ia menyebutkan, kepodang telah digunakan oleh masyarakat Komering sejak abad ke-19 dan mengandung nilai-nilai kepemimpinan, keteguhan sikap, kepatuhan terhadap adat, serta komitmen dalam menjalankan amanah.

“Kepodang bukan simbol kasta, tetapi identitas bagi pemimpin, ulama, cendekiawan, dan kepala keluarga,” ujarnya.

Menurut Leo, pengukuhan adat ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah “OKU Timur Maju Lebih Mulia”, khususnya pada sektor pelestarian adat dan budaya. Saat ini, kata dia, bahasa Komering telah diterapkan sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah, dan struktur pemangku adat telah terbentuk di setiap desa.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin menyampaikan apresiasi atas gelar kehormatan yang diberikan kepadanya. Ia menilai Adok Suttan Mangku Kewedanaan I bukan hanya bentuk penghormatan, tetapi juga amanah untuk menjaga dan merawat adat serta budaya Komering.

Lanosin juga mendorong agar unsur-unsur budaya Komering yang belum terdaftar segera diusulkan sebagai Warisan Budaya Takbenda, termasuk kepodang dan pencak silat khas Komering yang memiliki karakteristik tersendiri.

“Pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah agar identitas lokal tetap terjaga dan diakui negara,” ujarnya.

Sebelum penganugerahan dilakukan, Lembaga Pembina Adat Kabupaten OKU Timur telah melaksanakan mufakat adat sebagai dasar penetapan gelar. Dengan pengukuhan tersebut, Adok Suttan Mangku Kewedanaan I secara adat dinyatakan sah melekat pada diri Bupati OKU Timur dan dapat diumumkan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. [Yes/Red]

Sumber : [Diskominfo]

Berita Terkait

Kapolres Cup 2026 Resmi Dibuka, Lahirkan Atlet Esports Berprestasi
Pemkab OKU Timur Lantik dan Kukuhkan Pimpinan BAZNAS Periode 2026-2031
Operasi Senpi Musi 2026: Polsek Belitang III Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dari Tokoh Masyarakat
Bupati Lanosin Lantik Pimpinan BAZNAS OKU Timur Periode 2026-2031
FINAL KAPOLRES CUP 2026: Persaingan Ketat, Lahirkan Raja Lapangan Badminton OKU Timur
Kontingen Kontak Tani Nelayan Andalan Kabupaten OKU Timur Ikuti PENAS KTNA VII di Gorontalo
Fasilitasi 80 Pasangan Warga, Polres OKU Timur Gelar Sidang Isbat Nikah Massal  
Puluhan Tabung Disita, Polres OKU Timur Ungkap Praktik Pengoplosan Gas Elpiji Subsidi

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:26 WITA

Kapolres Cup 2026 Resmi Dibuka, Lahirkan Atlet Esports Berprestasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 05:42 WITA

Pemkab OKU Timur Lantik dan Kukuhkan Pimpinan BAZNAS Periode 2026-2031

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:57 WITA

Operasi Senpi Musi 2026: Polsek Belitang III Terima Penyerahan Senjata Api Rakitan dari Tokoh Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 04:53 WITA

Bupati Lanosin Lantik Pimpinan BAZNAS OKU Timur Periode 2026-2031

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:36 WITA

FINAL KAPOLRES CUP 2026: Persaingan Ketat, Lahirkan Raja Lapangan Badminton OKU Timur

Berita Terbaru