Buol – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Buol kembali melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi sebagai tindak lanjut Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026 tentang Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilu di Luar Tahapan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Buol, Jumat (23/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Buol, Ismajaya dan Moh. Taufik Abdullah, serta diikuti oleh pengurus dan kader HMI Kabupaten Buol.
Forum diskusi berjalan dinamis dan interaktif, menjadi ruang pertukaran gagasan antara Bawaslu dan elemen mahasiswa dalam upaya memperkuat demokrasi partisipatif serta meningkatkan kesadaran pengawasan pemilu sejak dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anggota Bawaslu Kabupaten Buol, Ismajaya, menegaskan bahwa konsolidasi demokrasi di luar tahapan pemilu merupakan langkah pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran pemilu. Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan dalam menjaga nilai-nilai demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas.
“Mahasiswa adalah mitra strategis Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi. Kesadaran kritis dan partisipasi aktif generasi muda sangat dibutuhkan untuk mencegah praktik-praktik yang mencederai demokrasi,” ujar Ismajaya.
Sementara itu, Moh. Taufik Abdullah menekankan pentingnya keterlibatan organisasi kemahasiswaan, khususnya HMI, dalam memperluas pendidikan demokrasi di tengah masyarakat. Ia menilai penguatan literasi politik menjadi kunci agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh politik pragmatis maupun informasi yang menyesatkan.
“Penguatan literasi politik harus dilakukan secara berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi pelopor edukasi demokrasi dan pengawasan partisipatif di lingkungannya masing-masing,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Buol berharap terbangun sinergi berkelanjutan dengan organisasi kemahasiswaan sebagai bagian dari upaya menciptakan penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat di Kabupaten Buol. [red]/ HumasBawasluBuol






















