Acan Pimpin Jemput Bola Data Kependudukan di Banggai Targetkan Sinkronisasi BPJS dan Bansos Serta Rekaman KTP

Senin, 26 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Plt Sekdisdukcapil Minta Peran Aktif para Camat, Lurah dan kepala Desa guna berikan informasi

Foto Plt Sekdisdukcapil Minta Peran Aktif para Camat, Lurah dan kepala Desa guna berikan informasi

Banggai, Suarautara.com – Menindaklanjuti instruksi Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Banggai terus menggalakkan pembenahan administrasi kependudukan melalui program jemput bola hingga ke pelosok desa.

Tak tunggu waktu lama Plt Sekdisdukcapil Banggai menggelar program jemput bola untuk memperbarui dan memvalidasi data kependudukan, seperti data kelahiran, kematian, pindah domisili, serta pendataan warga luar yang tinggal di Banggai. Program ini juga mencakup perekaman Identitas Kependudukan Digital (IKD) di sekolah-sekolah.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Plt Sekretaris Disdukcapil Hasanudin Baadi (Acan) bersama timnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Acan mengatakan Camat dan Lurah serta kepala desa turut dilibatkan sebagai ujung tombak pelaporan data dari lapangan. Kepala Seksi Identitas Penduduk, Huzaima G. Tongke, juga berperan dalam penguatan IKD.

Foto Plt Sekdisdukcapil Dalam memberikan pengarahan pada stafnya

Program ini telah berjalan dan terus dilanjutkan secara intensif. Pada Senin, 26 Mei 2025, Acan menyampaikan rencana monitoring lanjutan di lapangan untuk memastikan pelayanan langsung kepada warga.

Seluruh kecamatan dan desa di Kabupaten Banggai menjadi lokasi kegiatan, termasuk wilayah Boalemo dan Balantak yang dijadwalkan akan mendapat kunjungan tim Disdukcapil,” katanya

Tujuan utama adalah untuk memastikan keakuratan data kependudukan yang menjadi dasar layanan publik seperti BPJS dan bantuan sosial. Masih banyak warga yang telah meninggal tetapi belum tercatat resmi, atau belum memiliki dokumen lengkap seperti KK dan akta kematian.

Melalui pendekatan langsung ke masyarakat (jemput bola), distribusi formulir ke desa-desa, serta penggunaan teknologi seperti IKD untuk efisiensi administrasi.

Dengan kolaborasi antara Disdukcapil, pemerintah kecamatan dan desa, diharapkan pendataan selesai tepat waktu demi mendukung program kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Plt Sekdisdukcapil pada awak media.

( DisdukcapilBanggai/AmrillahMokoagow )

Berita Terkait

Satu Kapal Tenggelam, Satpolairud Polres Tangani Tabrakan Kapal Nelayan di Panarukan
Diduga Tanpa Ijin, Satreskrim Polres OKU Timur Amankan Sembilan Unit Angkutan Batu Bara
Gerak Cepat Pasca Gempa M 5,4, Pemkab Buol Matangkan Langkah Tanggap Darurat
Dugaan Tindak Pidana Penguasaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan Secara Ilegal di Petak 6A-2, Edy Susanto: Bangunan Masuk Hutan, Monyet -monyet Masuk Desa
Jangan Bohongi Presiden RI
Gubernur Sumatera Selatan Siapkan Hadiah Rumah,”Sumsel Bhayangkara Run 2026″ Sukses Jadi Pesta Olahraga Masyarakat
Ketua BPD Bantuga Tegaskan Tidak Pernah Setujui Penjualan Sapi Pejantan
Atap Truk Dinas Kominfo Situbondo terbakar di Alun-alun, Begini Kata Pegawai Diskominfo

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 18:30 WITA

Satu Kapal Tenggelam, Satpolairud Polres Tangani Tabrakan Kapal Nelayan di Panarukan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:11 WITA

Diduga Tanpa Ijin, Satreskrim Polres OKU Timur Amankan Sembilan Unit Angkutan Batu Bara

Senin, 13 Juli 2026 - 12:16 WITA

Gerak Cepat Pasca Gempa M 5,4, Pemkab Buol Matangkan Langkah Tanggap Darurat

Senin, 13 Juli 2026 - 06:58 WITA

Dugaan Tindak Pidana Penguasaan dan Pemanfaatan Kawasan Hutan Secara Ilegal di Petak 6A-2, Edy Susanto: Bangunan Masuk Hutan, Monyet -monyet Masuk Desa

Senin, 13 Juli 2026 - 04:49 WITA

Jangan Bohongi Presiden RI

Berita Terbaru