Abaikan Prosedur K3 Pekerjaan Pengaspalan di Jl Bhayangkara, PT Cahaya Indah Disorot

Selasa, 17 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOJOKERTO, SUARAUTARA – Dalam Pelaksanaan pekerjaan pengaspalan Hot Mix di jalan Bhayangkara, Kota Mojokerto oleh PT Cahaya Indah diduga kuat mengabaikan Prosedur Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) hingga mendapat sorotan warga.

Pasalnya, dugaan tersebut dapat terlihat saat para pekerja pada malam hari diketahui tanpa menggunakan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) yang semestinya wajib dipakai saat melakukan pekerjaan.

Bahkan dalam aktivitas tersebut, nampak seorang petugas proyek mengaku bernama Kiko juga tidak mengenakan APD secara lengkap dan memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini tadi (APD) mau diambil. Saya baru turun. Ini baru mau diambil,” kilah Kiko, Pihak pelaksana PT Cahaya Indah MP saat dikonfirmasi di lokasi proyek. Senin, (16/12/2024) malam.

Kondisi seperti itu, menurut salah satu narasumber yang tak ingin dipublikasikan namanya, menyampaikan bahwa hal tersebut justru akan menimbulkan keprihatinan publik.

“Karena proyek yang terindikasi dikerjakan secara ngawur dan sembrono, dapat menjadi pemicu meningkatnya resiko kecelakaan kerja. Hal ini juga bisa merugikan keselamatan pekerjanya sendiri akibat kelalaian,” jelas narasumber.

Menurutnya, manfaat pemakaian APD sangatlah begitu penting guna meminimalisir sekaligus mencegah terjadinya kerugian akibat insiden yang tidak diinginkan.

“Artinya, penerapan K3 merupakan upaya bersama dalam menciptakan keselamatan di lingkungan kerja agar aman dan terhindar dari resiko kecelakaan,” terangnya.

Terlebih lagi lanjutnya, jika ada Pelaksana yang tidak memakai perlengkapan APD secara baik dan sesuai SOP, maka hal ini dapat menjatuhkan citra atau reputasi rekanan di mata masyarakat.

” saya melihat, masih banyak para pengendara malam yang melintasi lokasi proyek itu. Apa jadinya bila nanti saat sibuk beraktivitas ada pekerja yang tertabrak karena minimnya pencahayaan,” sindirnya.

Sekedar diketahui, baru-baru ini warga Desa Perning, Kecamatan Jetis digemparkan oleh berita duka atas kasus kecelakaan kerja yang merenggut nyawa. Korban dikabarkan tewas usai terjatuh dari ketinggian menara Pamsimas, lantaran pihak Pelaksana diduga kurang safety dalam mengarahkan penerapan K3 sekaligus memperhatikan penggunaan APD dengan benar.

Pewarta : Agung Ch/ Yani.S

Berita Terkait

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Begini Kata Gus Lilur 
Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan
Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Semarak Hari Perhubungan Nasional 2026, KSOP Kelas IV Panarukan Gelar Beragam Kegiatan Bersama Stakeholder dan Masyarakat
Puluhan Kontraktor dan Pelaksana Ikuti Rapat Pre Construction Meeting di Aula Kantor DPUPP Situbondo 
Jaga Argopuro dari Amukan Api, Ws. Danramil Sumbermalang Perkuat Sinergi di Lapangan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:26 WITA

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Begini Kata Gus Lilur 

Sabtu, 12 September 2026 - 12:49 WITA

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WITA

Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Jumat, 11 September 2026 - 10:54 WITA

Semarak Hari Perhubungan Nasional 2026, KSOP Kelas IV Panarukan Gelar Beragam Kegiatan Bersama Stakeholder dan Masyarakat

Berita Terbaru

Nasional

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Begini Kata Gus Lilur 

Senin, 14 Sep 2026 - 08:26 WITA

Nasional

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:49 WITA