SUARAUTARA.COM, Buol – Pembangunan desa sedang digencarkan oleh pemerintah melalui kucuran dana segar ke setiap desa setiap tahunnya.

Bantuan pemerintah berupa Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) dimanfaatkan dengan baik oleh Agus Abjulu.S.Sos, Kepala Desa Lintidu, Kecamatan Paleleh, Kabupaten Buol Sulteng.
Baginya, membangun desa harus dilakukan secara merata, bahkan hingga ke ujung desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum menjadi kades, Agus Abijulu banyak belajar diwilayah luar Buol. Di tanah rantau Ia banyak belajar tentang manajemen pembangunan. Ilmu inilah yang menjadi bekal baginya untuk menggenjot pembangunan di desanya.
Namun sebelum melakukan pembangunan secara fisik, pihaknya terlebih dahulu membangun kesadaran masyarakat agar merasa memiliki dan ikut berperan dalam pembangunan desa.
”Tidak mungkin memajukan pemerintahan desa seorang diri. Peran masyarakat sangat penting. Perlu ada sinergi dan rasa kepemilikan. Bukan semata-mata sekadar memiliki, tapi juga ikut membangun dan menjaga desa,” katanya Agus Abjulu yang juga kader GP Ansor Buol ini kepada suarautara.com saat ditemui diruang kerjanya, Senin (21/03/2022).
“ Saya harus punya target setiap tahunnya. Untuk tahun ini saya focus pada pembentukan struktur kepemudaan, olah raga, pelatihan usaha untuk masyarakat. Sehingga masyarakat Lintidu bisa mandiri untuk meningkatkan perekonomian lokal desa. Saya siap membantu dan memperjuangkan kebutuhan ini,” beber Agus Abjulu.
Guna memenuhi kebutuhan masyarakat Lintidu, Kades yang dikenal murah senyum dan ramah ini tidak hanya mengandalkan DDS dan ADD semata. Menurutnya, desa Lintidu memiliki potensi alam berupa pertambangan emas, sehinga dengan kelebihan desa ini, akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan yang ada di desanya.
Untuk perencanaan pembangunan desa pada tahun 2022 yang tertata dalam APBDes 2022, untuk bidang pembinaan kemasyarakatan sub bidang kepemudaan dan olah raga tak tanggung-tanggung pemdes Lintidu menggelontorkan dana sebesar Rp.162.094.880, untuk belanja modal serta barang dan jasa untuk dimanfaatkan pada pembangunan, rehabilitasi, pengingkatan sarana dan prasarana kepemudaan dan olahraga milik desa dan untuk pembinaan karang taruna , klub kepemudaan, olahraga tingkat desa.
“ Iya tahun ini kita akan beri perhatian penuh untuk bidang ini, meningat banyak potensi dan talenta yang ada di pemuda di desa ini. Tak hanya itu, untuk bidang pemberdayaan masyarakat juga menjadi perhatian kita selain BLT dan pembanguna fisik lainnya”. pungkas Alumni Stisipol Mujahidin Buol Jurusan Administrasu Negara ini.(CN)

























