Masyarakat Tolak Masuknya PT APK Eksploitasi Pantai Motongkad

Kamis, 3 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, BOLTIM – Warga masyarakat yang ada di pesisir pantai Kecamatan Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sulawesi Utara bersama-sama menolak keras masuknya PT. Alam Persada Kencana (PT APK) kewilayah itu untuk melakukan exploitasi pesisir pantai yang diduga kuat mengandung Mineral berupa Pasir Besi dan Emas.Demikian terungkap saat PT.APK melakukan sosialisasi kepada  warga masyarakat Motongkad yang difasilitasi langsung oleh Asisten I Pemkab Boltim, Priyamous bertempat di Balai Kecamatan Motongkad, Rabu (03/02/2022).

 

Dalam kesempatan itu masyarakat mengeluarkan unek-uneknya dihadapan pihak perusahaan dan Pemkab Boltim. Dimana warga menyebutkan apabila pihak perusahaan akan  kelola pesisir pantai Motongkad, mungkin saat  ini perusahaan memberikan janji-janji manisnya, tapi dikemudian hari bakal tidak memenuhi janjinya kepada masyarakat,” tegas warga yang meminta namanya tidak di publis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Selain itu juga, keberadaan PT. APK diduga bisa mengancam mata pencaharian warga dibeberapa desa yang beraktifitas sebagai penambang tradisional yakni desa Motongkad Selatan dan Desa Molobog.

 

“ Karena perusahaan jelas mempunyai izin sementara masyarakat tidak mengantongi izin, sehingga perusahaan bisa kapan saja mengusir masyarakat kapanpun mereka mau, bahkan kalau ada perlawanan atau masyarakat engan untuk menghentikan kegiatan, maka perusahaan bisa melaporkan kami ke pihak berwajib.” Jelasnya.

 

Baru explorasi saja perusahaan membutuhkan waktu dua tahun, nah untuk exploitasi sudah pasti puluhan tahun, trus masyarakat bisa gigit jari, ” ini namanya tikus mati dilumbung padi, dan masyarakat pribumi tergusur dengan keberadaan perusahaan tersebut,” ungkap warga.

 

Hadir dalam sosialisasi tersebut Ass I Pemkab Boltim, Camat Motongkad, kades Motongkad, Kades Motongkad Selatan, Kades Molobog,  tokoh masyarakat dan penambang serta pihak perusahaan.(Rinto)

 

Berita Terkait

Bupati Banggai Diwakili Kadisdikbud Syafrudin Hinelo Resmi Buka Lomba Rangking 1 Tingkat Kabupaten Diikuti Perwakilan 24 Kecamatan
Ratusan Warga dan Istri Bupati Situbondo Memborong Habis 2 Jenis Melon di Desa Talkandang
Babinsa Koramil Besuki dan PPL Dampingi Penanaman Padi, Perkuat Ketahanan Pangan
PTPN Regional 5 Raih “Gold Winner” di Debut Kategori Program Media Relation Award SPS
WOM Finance Palu Kembali Diadukan ke OJK Sengketa Penarikan Kendaraan Jadi Sorotan
Lomba Lantunkan Tembang Kenangan di Bondowoso Diikuti 79 Peserta
Karang Taruna Kabupaten Malang Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah, DPRD Siapkan Dukungan Penguatan SDM Pemuda
Kembali Jabat Kasat Intelkam Polresta Banggai Warga Sambut Hangat AKP Usman di Nilai Sosoknya Dekat dengan Masyarakat

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 18:29 WITA

Bupati Banggai Diwakili Kadisdikbud Syafrudin Hinelo Resmi Buka Lomba Rangking 1 Tingkat Kabupaten Diikuti Perwakilan 24 Kecamatan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:10 WITA

Ratusan Warga dan Istri Bupati Situbondo Memborong Habis 2 Jenis Melon di Desa Talkandang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:37 WITA

Babinsa Koramil Besuki dan PPL Dampingi Penanaman Padi, Perkuat Ketahanan Pangan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:10 WITA

PTPN Regional 5 Raih “Gold Winner” di Debut Kategori Program Media Relation Award SPS

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:58 WITA

WOM Finance Palu Kembali Diadukan ke OJK Sengketa Penarikan Kendaraan Jadi Sorotan

Berita Terbaru