SUARAUTARA.COM,BOLMONG– Untuk lebih meningkatkan pemahaman tentang adat istiadat di desa, Pemerintah desa Matayangan kecamatan Dumoga barat pada Jumat 31 desember 2021 telah mengikuti kegiatan studi kaji lembaga adat dan perwakilan masyarakat bertempat di gedung komalig desa kopandakan 1 kecamatan kotamobagu selatan.
Kegiatan ini di hadiri oleh pemerintah desa Matayangan, tokoh pemuda, tokoh agama dengan di pimpin langsung oleh camat Dumoga barat Malpin Dako SAP.MAP. Sementara itu hadir sebagai pemateri yakni Sejarawan BMR bapak sumitro tegela dan pemerhati budaya BMR bapak Mesdi Hamin.
Pada kesempatan tersebut di bahas tentang pentingnya melestarikan budaya adat bagi kehidupan bermasyarakat lebih khusus di daerah BMR lebih khusus di pedesaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lembaga adat berfungsi bersama pemerintah merencanakan, mengarahkan, mensinergikan program pembangunan agar sesuai dengan tata nilai adat istiadat dan kebiasaan-kebiasaan yang berkembang dalam masyarakat demi terwujudnya keselarasan, keserasian, keseimbangan, keadilan dan kesejahteraan masyarakat, ” Ucap mesdi Hamin dalam pemaparan materinya.
Hal yang sama juga di sampaikan sejarawan muda BMR Sumitro tegela, Menurutnya di jaman globalisasi seperti sekarang ini pemahaman budaya adat istiadat perlu di tingkatkan kembali terutama kepada lembaga adat desa.
” Alhamdulilah kegiatan ini berjalan dengan baik dan saya menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada pemerintah desa Matayangan atas partisipasinya mengikuti kegiatan ini, Insya Allah kegiatan ini bermanfaat demi meningkatkan budaya adat istiadat di BMR, ” Ujar anggota Polri ini.
Sekretaris desa Matayangan Supriadi Mondo ketika bersua awak media usai kegiatan mengaku bangga dan berterima kasih atas inisiatif para budayawan dan sejarawan melaksanakan kegiatan ini.
” Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, Karena dalam hidup bermasyarakat selalu berhadapan dengan soal adat istiadat, dan apa yang kami dapat hari ini dalam kegiatan ini kami akan implementasi kan dalam kehidupan sehari-hari, ” tutup Supriadi.*(Sko)
























