SUARAUTARA.COM, BUOL — Pihak PLN Leok memberikan klarifikasi tegas terkait persoalan pemadaman listrik bergilir yang masih terjadi di Kabupaten Buol sampai saat ini, Berdasarkan penjelasan manajemen PLN Leok, gangguan kelistrikan yang dialami masyarakat sama sekali tidak ada hubungannya dengan program “Buol Terang”.
Listrik merupakan hak semua pihak, termasuk pemerintah yang juga berhak untuk mendapatkan pelayanan kelistrikan yang baik. Ditambah Program Buol Terang ini sangat Bermanfaat dan dampak positifnya langsung dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Namun, situasi pemadaman yang terjadi saat ini murni disebabkan oleh kendala teknis pada Sistem Pembangkitan PLTD Leok yang sedang Defisit, bukan karena penambahan pelanggan baru atau isu-isu lain yang sempat beredar di tengah masyarakat.
“Saat ini, Kenaikan Daya Listrik setelah penambahan Titik Baru (Buol Terang) tidak Berdampak signifikan dengan pemakaian Beban disistem kelistrikan PLN”, ujar perwakilan manajemen PLN Leok.
Manajemen PLN ULP Leok menjelaskan bahwa pemadaman bergilir terjadi akibat adanya sejumlah unit mesin pembangkit yang Gangguan dan Sedang Pemeliharaan. Saat ini, beberapa unit mesin yang mengalami gangguan telah memasuki tahapan perbaikan, dan beberapa unit yang menunggu Sparepart (suku cadang).
Pihak PLN ULP Leok menegaskan pihak Management PLN terus berupaya maksimal untuk mempercepat Proses Perbaikan dan penormalan sisitem kelistrikan. Serta pihak PLN menghadirkan sistem pembangkit Emergensi 7 Unit Mesin.
Kabar baik bagi masyarakat Buol, pada tanggal 14 lalu, sebanyak 7 unit mesin Emergensi telah tiba di Kabupaten Buol . Mesin-mesin tersebut kini sedang proses Instalasi untuk dapat masuk sistem secara bertahap.
Berdasarkan perencanaan dari divisi pembangkitan, diharapkan tidak ada kendala berarti hingga akhir bulan ini agar seluruh mesin cadangan dapat beroperasi. PLN menargetkan di akhir bulan ini kecemasan pelanggan terkait pemadaman bergilir yang bahkan terjadi siang dan malam dapat segera teratasi.
Pihak PLN ULP Leok mewakili Management PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Buol khusus seluruh Pelanggan PLN atas ketidaknyamanan yang terjadi.
PLN menghimbau agar masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprofokasi, dan menyikapi situasi ini dengan kepala dingin.
“PLN tetap 24 jam berusaha mengamankan listrik semaksimal mungkin.
Manajemen memastikan bahwa petugas PLN terus bekerja keras 1×24 jam demi menjaga sistem kelistrikan tetap stabil dan beroperasi sebaik mungkin untuk masyarakat Buol.***











