Suarautara.com,POHUWATO– Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato memberikan respons cepat terkait sorotan publik mengenai dugaan penegakan hukum yang tebang pilih dalam pemberantasan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Pohuwato, khususnya di kawasan Hutino.
Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh fungsi Humas Polres Pohuwato, korps Bhayangkara menegaskan komitmennya untuk memberantas segala bentuk aktivitas tambang ilegal secara adil dan transparan. Pihak kepolisian membantah adanya pembiaran terhadap lokasi-lokasi tertentu.
“Terima kasih, Polres Pohuwato berkomitmen menindak setiap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu,” tegas Humas Polres Pohuwato di Kolom Komentar pada Facebook, Senin (13/7).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pernyataan ini dikeluarkan menyusul berkembangnya pemberitaan yang menyoroti aktivitas PETI di wilayah Hutino yang diklaim masih merajalela dan berdampak buruk pada lingkungan Desa Botubilotahu. Berita sebelumnya mempertanyakan ketegasan aparat karena penindakan dinilai hanya tajam di kawasan Desa Bulangita, sementara wilayah Hutino terkesan belum tersentuh hukum.
Merespons tudingan mengenai adanya aliran “atensi” atau pengondisian oleh oknum tertentu, Polres Pohuwato meluruskan bahwa setiap penegakan hukum berjalan di atas koridor aturan kedinasan yang ketat. Penyelidikan dan penyidikan sebuah kasus dilakukan secara terukur berdasarkan parameter hukum yang jelas.
“Penanganan setiap perkara dilakukan berdasarkan fakta, alat bukti, dan prosedur hukum,” tambah pihak Humas.
Lebih lanjut, guna memastikan penindakan di lapangan berjalan dengan efektif dan mencakup seluruh titik pelanggaran, Polres Pohuwato meminta kerja sama aktif dari seluruh elemen masyarakat. Pihak kepolisian membuka diri terhadap laporan-laporan lapangan yang valid demi mempercepat proses hukum.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan informasi yang akurat guna mendukung upaya penegakan hukum secara efektif,”pungkasnya
Red

























