Suarautara.com,SITUBONDO – Satpolairud Polres Situbondo bergerak cepat menindaklanjuti laporan nelayan hilang kontak di perairan sekitar Pulau Sapudi, Madura. Seorang nelayan asal Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat hanyut akibat kerusakan mesin perahu.
Nelayan tersebut diketahui bernama Kusnadi (37), warga Kampung Pasar Nangka, Desa Jangkar. Ia sebelumnya dilaporkan belum kembali usai melaut seorang diri menggunakan perahu fiber pancing bernama Lintang Timur pada Senin (25/5/2026).
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., melalui Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa, S.H., M.H., mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 21.12 WIB terkait nelayan yang belum kembali ke daratan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota Satpolairud langsung melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan unsur terkait untuk membantu proses pencarian,” ujar AKP Gede, Selasa (26/5/2026).
Korban diketahui berangkat melaut dari pesisir Asta, Desa Jangkar, sekitar pukul 04.30 WIB menuju perairan timur Pulau Sapudi untuk mencari ikan. Namun hingga sore hari korban tak kunjung kembali sehingga warga dan keluarga khawatir terjadi sesuatu di tengah laut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Satpolairud Polres Situbondo bersama nelayan setempat, TNI AL Jangkar, Koramil Jangkar, dan Tagana Situbondo melakukan koordinasi pencarian. Sejumlah nelayan juga turut membantu menyisir lokasi menggunakan perahu fiber.
“Pencarian kembali dilakukan pada Selasa dini hari dan sekitar pukul 06.00 WIB korban berhasil ditemukan oleh nelayan dalam kondisi selamat di sekitar perairan Sapudi,” jelas AKP Gede.
Dari hasil keterangan korban, perahu yang digunakan mengalami kerusakan pada bagian selang oli mesin sehingga mesin mati mendadak dan tidak bisa dihidupkan kembali. Akibatnya perahu hanyut selama beberapa jam di tengah laut tanpa alat komunikasi.
Setelah ditemukan, korban bersama perahunya langsung dievakuasi dan ditarik menuju pesisir Asta, Desa Jangkar. Kusnadi tiba di daratan sekitar pukul 07.30 WIB dalam keadaan selamat dan disambut keluarganya.
AKP Gede juga mengapresiasi kepedulian para nelayan yang ikut membantu proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan dengan cepat dan selamat.
“Kami mengimbau seluruh nelayan agar selalu memperhatikan faktor keselamatan sebelum melaut, mulai dari pengecekan mesin, perlengkapan keselamatan, hingga membawa alat komunikasi untuk antisipasi keadaan darurat,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat pesisir maupun nelayan agar segera menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan kejadian darurat di wilayah perairan






















