Suarautara.com,POSO – Kabupaten Poso resmi menjadi tuan rumah penyelenggaraan Uji Kenaikan Tingkat (UKT) Internasional dan Kukkiwon tahun 2026. Kegiatan yang menjadi barometer prestasi taekwondo ini dipusatkan di Gedung Darma Wanita Kota Poso pada Minggu (10/5/2026).
Sebanyak kurang lebih 300 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah ambil bagian dalam ajang ini. Dari total tersebut, Kabupaten Tojo Una-Una mengirimkan 25 perwakilan, yang turut didampingi langsung oleh Ketua Pengkab PBTI Touna, Agung Dilapanga, serta Bendahara Pengkab, Hj. Hasbi, M.Pd.
UKT Kukkiwon ini merupakan agenda krusial bagi para praktisi taekwondo untuk meningkatkan jenjang sabuk mereka ke level sabuk hitam (Dan). Selain kenaikan tingkat, para peserta mengincar sertifikat resmi dari Kukkiwon, markas besar taekwondo dunia yang berpusat di Korea Selatan, sebagai pengakuan kualifikasi internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepanjang kegiatan, ratusan peserta tampak antusias mengikuti standarisasi ujian yang ketat. Tim penguji melakukan penilaian menyeluruh yang meliputi teknik dasar (Kibon Chagi), jurus (Poomsae), hingga ketahanan fisik sesuai standar yang ditetapkan federasi dunia.
Ketua Panitia sekaligus Ketua Pengkab PBTI Poso, Sanim Triono, menyatakan bahwa membeludaknya jumlah peserta menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga bela diri ini di Sulawesi Tengah.
“Dengan hampir 300 peserta yang ikut, ini menunjukkan perkembangan Taekwondo di Sulteng semakin positif. Harapannya, melalui evaluasi ini akan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mewakili daerah hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Sanim di sela-sela kegiatan.
Acara yang berlangsung khidmat di Gedung Darma Wanita ini juga turut dihadiri oleh jajaran pengurus Pengprov TI Sulawesi Tengah, para pelatih, serta orang tua atlet yang memberikan dukungan penuh kepada para peserta.
(Agung)






















