Diduga Akibat Pelayanan Lambat dan Ambulans Rusak, Pasien Nanda Tuliabu Meninggal Dunia Usai Melahirkan

Jumat, 3 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautara.com, BOLIOHUTO – Isak tangis menyelimuti keluarga almarhumah Nanda Tuliabu di Desa Totopo, Kecamatan Bilato.

Pasien yang hendak melahirkan tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah diduga mendapatkan pelayanan yang tidak maksimal serta keterlambatan rujukan oleh pihak Rumah Sakit (RS) Boliohuto.

Berdasarkan keterangan kakak kandung korban kepada media melalui sambungan WhatsApp pada Kamis (02/04/2026), Nanda Tuliabu telah tiba di RS Boliohuto sejak hari Senin. Namun, pihak keluarga menyayangkan minimnya penanganan medis hingga kondisi korban terus memburuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adik saya, Nanda Tuliabu, tiba di RS Boliohuto hari Senin, tapi kurang mendapat pelayanan. Pada hari selasa sekitar pukul 13.00 WITA, kondisinya sudah sangat menurun. Namun, baru pukul 16.30 WITA ia dirujuk ke RS Ainun Gorontalo,” ujar kakak korban dengan nada kecewa dan sedih.

Keluarga semakin terpukul saat mengetahui proses rujukan terkendala alasan teknis yang fatal. Pihak rumah sakit berdalih bahwa mobil ambulans dalam keadaan rusak. Hal ini sempat memicu kemarahan pihak keluarga yang menilai nyawa pasien sedang dipertaruhkan.

Setelah protes keras dari keluarga, barulah mobil ambulans disediakan untuk membawa Nanda ke rumah sakit rujukan. Sayangnya, waktu yang terbuang di perjalanan membuat pertolongan medis terlambat menyelamatkan nyawa korban.

“Begitu tiba di rumah sakit bersalin (RS Ainun), adik saya sempat dipasang infus. Namun, hanya berselang beberapa menit setelah melahirkan, Nanda mengembuskan napas terakhirnya,” tambahnya.

Jenazah almarhumah Nanda Tuliabu telah dipulangkan dan dimakamkan di pekuburan keluarga, Desa Totopo, Kecamatan Bilato, pada Rabu sekitar pukul 10.00 WITA.

Pihak keluarga menyatakan ketidakpuasan mendalam atas alasan rusaknya fasilitas ambulans yang menghambat upaya penyelamatan nyawa. Mereka menuntut adanya investigasi menyeluruh dan pertanggungjawaban atas ketidakprofesionalan layanan di RS Boliohuto agar tragedi serupa tidak kembali menimpa warga lainnya. (***)

 

Jurnalis: AGUNG. D

Berita Terkait

Nyawa Seorang Ibu Melayang Akibat Pelayanan Lambat Keluarga Korban Tuntut Investigasi Menyeluruh
Papip Celebes Kembangkan Edukasi dan Jejaring di Kawasan Sulawesi, Termasuk Gorontalo dan Sekitarnya
KOMCAD Kodim 1316/Boalemo Ikut Upacara Hari Juang Infanteri TNI AD ke-77 di Pohuwato
Supervisor ASDP Feri Pagimana Hendro Tegaskan Dukungan Kerja Wartawan dan Pentingnya Etika Jurnalistik
Semarak HUT Touna ke-22: Forkopimda Tantang Jurnalis Touna FC dalam Laga Persahabatan
Wakili Gubernur Sulteng, Bupati Ilham Lawidu Lantik Pengurus MCMI Touna
Pengurus APRI Gorontalo Siap Bangkitkan Potensi Mancing dan Ekonomi Pesisir
Cadangan Emas Tambang Pani Naik 150%, PT Merdeka Gold Resources Catat 4,8 Juta Ons

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 14:01 WITA

Nyawa Seorang Ibu Melayang Akibat Pelayanan Lambat Keluarga Korban Tuntut Investigasi Menyeluruh

Jumat, 3 April 2026 - 09:49 WITA

Diduga Akibat Pelayanan Lambat dan Ambulans Rusak, Pasien Nanda Tuliabu Meninggal Dunia Usai Melahirkan

Minggu, 1 Februari 2026 - 21:46 WITA

Papip Celebes Kembangkan Edukasi dan Jejaring di Kawasan Sulawesi, Termasuk Gorontalo dan Sekitarnya

Senin, 22 Desember 2025 - 05:46 WITA

KOMCAD Kodim 1316/Boalemo Ikut Upacara Hari Juang Infanteri TNI AD ke-77 di Pohuwato

Senin, 22 Desember 2025 - 02:35 WITA

Supervisor ASDP Feri Pagimana Hendro Tegaskan Dukungan Kerja Wartawan dan Pentingnya Etika Jurnalistik

Berita Terbaru