Suarautara.com, Banggai – Pemerintah Kabupaten Banggai resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahap II sebagai langkah strategis dalam menyusun arah pembangunan Tahun 2027 yang berbasis aspirasi masyarakat.
Kegiatan yang dibuka pada Senin (23/2/2026) di Kecamatan Nuhon ini dihadiri langsung oleh Bupati Banggai, Amirudin, bersama Wakil Bupati Banggai, Furqanuddin Masulili, didampingi unsur Forkopimda serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Musrenbang Tahap II ini melibatkan enam kecamatan, yakni Nuhon sebagai tuan rumah, serta Bunta, Pagimana, Bualemo, Simpang Raya, dan Lobu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Forum ini menjadi bagian penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Banggai Tahun 2027.
Dari data usulan yang masuk melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Kecamatan Simpang Raya tercatat menginput 132 usulan dengan 40 usulan terverifikasi.
Kecamatan Bunta mengajukan 214 usulan dengan 200 usulan terverifikasi. Kecamatan Nuhon memasukkan 311 usulan dengan 231 diterima. Sementara Lobu mengusulkan 83 program dengan 17 diterima, dan Bualemo 240 usulan dengan 29 terverifikasi.
Bupati Amirudin di dalam sambutannya menegaskan bahwa Musrenbang 2026 merupakan kunci strategis menuju pencapaian target pembangunan jangka menengah daerah.
Kita tidak boleh lagi hanya terjebak pada pembangunan fisik yang bersifat krusial. Perjalanan tahun 2027 harus mampu menjawab tantangan transformasi ekonomi yang lebih tangguh,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh usulan kepala desa, camat, serta pokok-pokok pikiran DPRD akan dirampungkan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk dibahas lebih lanjut sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Banggai, Pupung Diliyanto, menyampaikan bahwa seluruh usulan yang masuk telah disesuaikan dengan prioritas pembangunan daerah dan akan diverifikasi secara teknis melalui survei lapangan, mempertimbangkan kondisi geografis serta kapasitas fiskal daerah.
Wakil Ketua I DPRD Banggai, Wardani Murad Husain, juga menekankan pentingnya pokok-pokok pikiran DPRD dalam proses penyusunan RKPD karena sering menghadirkan gagasan progresif dan inovatif.
Sejumlah sektor strategis menjadi fokus pembahasan dalam Musrenbang Tahap II ini, di antaranya pengembangan infrastruktur, peningkatan akses pendidikan dan kesehatan, perluasan jaringan internet, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta penguatan sektor pertanian dan perikanan sebagai pilar utama ekonomi Banggai.
Melalui Musrenbang ini, Pemerintah Kabupaten Banggai berharap tercipta sinergi kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan tepat sasaran.(AM’oks69)






















