Sehari Hilang, Bocah 11 Tahun Korban Ombak Pantai Leok Buol Ditemukan Tewas

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BUOLSuaraUtara.com – Peristiwa tragis terjadi di wilayah pesisir Kabupaten Buol. Seorang anak laki-laki bernama Gatot (11), siswa SD Negeri 17 Biau, dilaporkan tewas setelah terseret ombak saat bermain di pinggir pantai kawasan Leok, Jumat (6/2/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban saat itu tengah bermain dan mandi bersama sejumlah temannya di tepi pantai. Namun nahas, ombak besar datang secara tiba-tiba dan menghantam korban hingga terseret ke arah tengah laut. Teman-teman korban sempat berusaha menolong, namun Gatot dengan cepat menghilang dari permukaan air.

Melihat kejadian tersebut, teman-teman korban langsung berlari memberitahukan orang tua korban yang tinggal di Kos Leok 2. Mendapat kabar tersebut, ibu korban langsung mengalami histeris dan segera menuju lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Sejak saat itu, upaya pencarian besar-besaran langsung dilakukan oleh ratusan warga setempat, dibantu Tim Basarnas, BPBD Kabupaten Buol, serta unsur terkait lainnya.

Pencarian dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana Harian (Kalak) BPBD Kabupaten Buol, Kahfi Marjuni, dengan menyisir area laut dan pesisir pantai menggunakan peralatan seadanya hingga alat pendukung pencarian.

Setelah lebih dari satu hari dilakukan pencarian tanpa henti, jasad korban akhirnya ditemukan pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 10.25 WITA. Korban ditemukan mengapung di laut dengan jarak kurang lebih 1 kilometer dari Pelabuhan Leok, atau dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Selanjutnya, jasad korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Kelurahan Buol. Suasana duka menyelimuti keluarga korban dan warga sekitar yang turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut.

Pihak berwenang menyatakan akan terus melakukan pendalaman guna memastikan kronologi lengkap kejadian, sekaligus mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di wilayah pesisir, mengingat kondisi cuaca dan gelombang laut yang tidak menentu.* (Martinus)

Berita Terkait

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Bunda PAUD Buol Hadiri Rakor Tingkat Provinsi di Palu
Wakil Bupati Buol Buka Musda ke-5 Pemuda Muhammadiyah
Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Resmi Kajati Sulawesi Tengah
Kajati Sulteng Disambut Prosesi Adat Pemuliaan di Tanah Pogogul
Semangati Atlet Tinju Jelang Porprov Sulteng, Kajari Touna Tekankan Sportivitas dan Disiplin
IPH Masuk 10 Besar Nasional, Pemkab Buol Gelar Rapat Kilat Pengendalian Inflasi
Pemkab Buol Targetkan Penyelesaian Sekolah Rakyat Rintisan Tepat Waktu
Polisi Bergerak Cepat, Pesta Miras di Anjungan Leok 1 Dibubarkan Dini Hari

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:14 WITA

Tekan Angka Anak Tidak Sekolah, Bunda PAUD Buol Hadiri Rakor Tingkat Provinsi di Palu

Kamis, 16 April 2026 - 07:59 WITA

Wakil Bupati Buol Buka Musda ke-5 Pemuda Muhammadiyah

Rabu, 15 April 2026 - 15:52 WITA

Pemkab Buol Terima Kunjungan Kerja Resmi Kajati Sulawesi Tengah

Rabu, 15 April 2026 - 15:44 WITA

Kajati Sulteng Disambut Prosesi Adat Pemuliaan di Tanah Pogogul

Selasa, 14 April 2026 - 21:39 WITA

Semangati Atlet Tinju Jelang Porprov Sulteng, Kajari Touna Tekankan Sportivitas dan Disiplin

Berita Terbaru