Suarautara.com, Banggai – Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengelolaan Arsip Dinamis dan Pengawasan Audit Kearsipan Internal Tahun 2025 yang digelar selama dua hari, Kamis -Jumat (27–28 November 2025).
Di Hotel Santika Luwuk, resmi ditutup oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusaka) Kabupaten Banggai, Benyamin Pongdatu.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM ini menghadirkan sejumlah peserta dari berbagai OPD termasuk perwakilan dari Inspektorat yang diwakili oleh Kasubag Umum Kepegawaian, Anita Verawati.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutan penutupannya, Benyamin Pongdatu kembali menyampaikan pesan Bupati Banggai agar seluruh OPD memperkuat komitmen dalam penataan tata kelola administrasi, terutama dalam pengelolaan arsip.
Pengelolaan arsip wajib ditingkatkan. Tahun depan pemerintah daerah menyiapkan reward khusus bagi OPD yang meraih nilai terbaik dalam pengelolaan arsip,” ujar Benyamin mengutip arahan Bupati.
Ia menekankan pentingnya budaya tertib arsip, mengingat masih banyak perangkat daerah yang kurang memperhatikan standar penyimpanan arsip sesuai ketentuan kearsipan nasional.
Usai kegiatan ditutup, dua narasumber, Abigail dan Dra. Dolly Hanna Rondonuwu, memberikan keterangan kepada media terkait pentingnya pembenahan manajemen arsip.
Kata kuncinya adalah tertib arsip. Banyak dinas mulai lupa pentingnya tata kelola arsip. Penyimpanan harus diperhatikan secara benar sesuai standar,” ujar Abigail.
Meski demikian, mereka menilai bahwa secara umum OPD di Kabupaten Banggai sudah cukup baik dalam sistem penyimpanan arsip, namun perlu terus ditingkatkan.
Selama dua hari kegiatan, para peserta menerima pembekalan, pendampingan teknis, hingga penyerahan piagam penghargaan atas partisipasi dalam Bimtek tersebut.
Kasubag Kepegawaian Inspektorat, Anita Verawati, mengaku sangat terbantu dengan materi yang diberikan.
Sehingga Ia menyampaikan terima kasih kepada para narasumber dan menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kapasitas pegawai di bidang kearsipan.
Kegiatan ini sangat memacu kami. Selain mendapat banyak ilmu baru, adanya wacana reward dari Bupati membuat kami semakin termotivasi memperbaiki tata kelola arsip,” ujar Anita.
Ia mengungkapkan bahwa arsip di Inspektorat selama ini sudah tertata, namun masih membutuhkan ruang penyimpanan yang lebih memadai.
Dirinya berharap pada tahun mendatang, Inspektorat bisa menjadi salah satu OPD dengan penilaian tertinggi dalam pengelolaan arsip.
Kami siap meningkatkan penataan arsip sesuai ilmu dari Bimtek ini. Semoga ke depan Inspektorat bisa menjadi OPD dengan arsip paling lengkap,” tambahnya.
Rencana pemberian reward bagi OPD terbaik di bidang kearsipan pada tahun 2026 mendatang menjadi langkah pemerintah daerah untuk menciptakan persaingan positif antar instansi.
Ini untuk mendorong OPD bekerja maksimal dan menjaga tata kelola kearsipan sesuai standar nasional,” tutup Benyamin.
Kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat menjadi momentum dalam memperkuat sistem administrasi pemerintahan yang tertib, transparan, serta mendukung peningkatan kualitas layanan publik di Kabupaten Banggai.
( AM’oks69 )





















