Suarautara.com, Banggai – Dalam upaya mewujudkan pendidikan yang merata dan memastikan anak putus sekolah dapat kembali melanjutkan pendidikan.
Pemerintah Kabupaten Banggai melalui visi-misi Bupati Ir. H. Amirudin, SP, MM, AIFO, bersama Wakil Bupati Drs. H. Furqanuddin, MM, terus menggenjot program Banggai Cerdas agar benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banggai, Safrudin Hinelo, S.STP, M.Si, menginstruksikan Kepala Bidang PAUD dan PNF, Syamsul Bahri Lanta, S.STP, bersama tim kecil untuk menindaklanjuti laporan warga terkait adanya anak yang putus sekolah akibat kendala biaya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pada Rabu (24/05/2025), tim Disdikbud Banggai langsung turun ke lapangan untuk menelusuri keberadaan dua anak di Desa Sepa, Kecamatan Pagimana, yakni Apen dan Sintia.
Keduanya diketahui telah lulus sekolah, namun tidak melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka bekerja harian dengan memungut batu dan kelapa ini adalah faktor p enyebab Anak Putus Sekolah diliat dari kacamata lingkungan.
Kasus ini mencerminkan beberapa faktor yang masih menjadi tantangan di wilayah pedesaan, antara lain :
Kondisi Ekonomi : Keluarga kurang mampu sehingga sulit membiayai pendidikan anak.
Jarak dan Akses Sekolah : Lokasi sekolah yang jauh sering menjadi penghambat.
Pandangan Masyarakat : Sebagian masyarakat masih menganggap pendidikan tidak terlalu penting.
Motivasi Anak: Minimnya minat dan dorongan untuk terus bersekolah dalam upaya minat anak mau lanjutkan sekolah dinas pendidikan dan Kebudayaan Banggai menegaskan akan mengambil langkah konkret, antara lain. :
A.) Program Pagimana Bersekolah : Menyediakan wadah dan pembinaan bagi siswa putus sekolah agar bisa melanjutkan pendidikan sesuai minat dan bakat.
B.) Pendidikan Nonformal : Memberikan alternatif melalui kurikulum kesetaraan yang relevan dengan dunia kerja.
C.) Bantuan Pemerintah : Mendorong pemanfaatan BOS (Bantuan Operasional Sekolah) dan KIP (Kartu Indonesia Pintar) bagi siswa dari keluarga tidak mampu.
Bupati Amirudin dan Wakil Bupati Furqanuddin berharap, melalui Program Banggai Cerdas, tidak ada lagi anak di Banggai yang terhambat mengenyam pendidikan.
Pendidikan adalah hak semua anak, dan pemerintah akan hadir untuk memastikan mereka bisa sekolah,” tegas keduanya dalam berbagai kesempatan. ( AM’oks69 )
























