Suarautara.com, Banggai – Setelah melantik pengurus PGRI Kabupaten Banggai, Bupati Banggai, Ir. H. Amirudin, MM, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Bunda PAUD Kabupaten Banggai Tahun 2025 di Estrella Hotel and Conference, Senin (15/9/2025).
Kegiatan ini mengusung tema “Wujudkan Gerbang Cerdas Melalui Peningkatan Mutu Layanan PAUD di Kabupaten Banggai”, sebagai langkah nyata memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini.
Ini serah dengan program pusat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan sejalan bersama Program Berani Cerdas dari Gubernur Sulteng guna menuju Indonesia Emas 2045
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini disampaikan dalam sambutannya, Bupati Amirudin menegaskan peran orang tua, khususnya ibu, sangat penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak di era digital
Perkembangan teknologi membuat anak semakin malas melakukan aktivitas.
Karena itu, pengawasan orang tua sangat dibutuhkan. Di sekolah anak hanya diawasi beberapa jam, selebihnya bersama keluarga,” tegasnya.
Bupati juga menekankan bahwa Pemkab Banggai terus menempatkan pendidikan sebagai pondasi utama pembangunan manusia.
Hal ini sejalan dengan visi Bergerak Bersama Berkelanjutan Menuju Gerbang Timur Sulawesi Tengah, yang diwujudkan melalui program unggulan Gerbang Cerdas (Gerakan Banggai Cerdas).
Gerbang Cerdas adalah instrumen penting agar anak-anak Banggai sejak usia dini memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas, terintegrasi, dan relevan dengan tuntutan zaman,” jelas Amirudin.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Banggai, Ir. Hj. Syamsuarni Amirudin, SE., MM, menyampaikan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu PAUD.
Karena PAUD adalah kunci keberhasilan pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045.
Saya siap menjadi garda terdepan mewujudkan Gerbang Cerdas untuk mencetak generasi Banggai yang berakhlak mulia, cerdas, dan menguasai IPTEK sejak dini,” tegasnya.
Rakor Bunda PAUD Kabupaten Banggai 2025 ini menjadi forum strategis bagi pemerintah daerah, pendidik, dan pemangku kepentingan untuk merumuskan strategi peningkatan kualitas layanan PAUD.
Selain sebagai ruang diskusi, kegiatan ini juga diharapkan melahirkan inovasi pembelajaran, memperkuat kapasitas pendidik, hingga mendorong peran aktif orang tua dalam pendidikan anak usia dini.
( AM’oks69 )





















