TOUNA, Suarautara.com – Bersiaplah! Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Kabupaten Tojo Una-Una akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada 7–8 September 2025, yang bukan hanya sekadar memilih ketua baru, tetapi juga menjadi panggung untuk mengungkap jaringan gelap wartawan gadungan yang meresahkan!
Di balik persiapan yang matang, DPC PJS Touna telah mengadakan rapat internal penuh intrik di Hotel Lawaka, pada Kamis (7/8/2025).
Plt. Ketua DPC PJS Touna,Jefriyanto, dengan semangat membara memimpin rapat yang dihadiri oleh para wartawan dan pakar hukum PJS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan sekadar Muscab biasa. Ini adalah pertempuran untuk menyelamatkan wajah jurnalisme! Kita harus solid dan berani,”seru Jefriyanto,membakar semangat para peserta.
Muscab ini akan menjadi ajang pemilihan ketua yang sengit, dipandu oleh para hakim dari DPD PJS Sulawesi Tengah.
Para peserta akan memilih pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki nyali untuk melawan praktik-praktik kotor.
Namun, sorotan utama tertuju pada Seminar Nasional yang penuh misteri: “Penguatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Menghadapi Wartawan Gadungan.”
Seminar ini akan membongkar habis modus operandi, taktik licik, dan cara menghadapi para oknum yang mencoreng citra wartawan sejati.
Ketua Umum DPP PJS Pusat, Mahmud Marhaba, sang legenda pers yang dikenal sebagai penguji UKW dan ahli pers, akan hadir sebagai narasumber utama.
Beliau akan memberikan senjata rahasia kepada para aparatur pemerintah untuk melawan ancaman wartawan gadungan.
PJS juga berkomitmen untuk terus mencetak wartawan muda yang berkualitas melalui pelatihan jurnalistik yang intensif.
Tujuannya adalah melahirkan generasi jurnalis yang berintegritas, profesional, dan siap menjaga marwah profesi di era digital yang penuh tantangan.*** [Agung]






















