Pedagang Tak Patuh Aturan Kadisperindag Akan Dikeluarkan Ini Pasar Modern, Bukan Pasar Tradisional

Rabu, 21 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kondisi pasar Moderen tak Beda jauh dari pasar Tradisional Ini akan di tindak Tegas

Foto Kondisi pasar Moderen tak Beda jauh dari pasar Tradisional Ini akan di tindak Tegas

Banggai, Suarautara.com – Bupati Banggai Ir. H. Amirudin menginstruksikan penegakan aturan ketat di Pasar Moderen Simpong, Kecamatan Luwuk Selatan, menyusul banyaknya pelanggaran yang dilakukan para pedagang.

Instruksi itu ditujukan kepada Kepala Dinas Perdagangan Banggai, Drs. Natalia Patolemba, M.Si, yang diminta menggandeng TNI, Polri, dan Satpol PP dalam pengawasan dan penertiban pasar.

Peninjauan dilakukan pada Selasa, 21 Mei 2025, di Pasar Moderen Simpong, Kelurahan Simpong, Luwuk Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penertiban dilakukan karena banyak pedagang melanggar aturan, seperti menaikkan sepeda motor ke area jualan, menumpuk boks ikan, hingga berjualan melebihi batas lapak yang ditentukan. Akibatnya, pasar menjadi kumuh dan becek, tidak sesuai dengan standar pasar moderen.

Dinas Perdagangan bekerja sama dengan Babinsa Pelda Agil, Bhabinkamtibmas Aiptu Roby, dan Satpol PP. Kepala KUPT Pasar, Arwin Mariajang, juga diminta menegur langsung para pedagang yang melanggar.

Foto Kondisi pasar Moderen tak Beda jauh dari pasar Tradisional Ini akan di tindak Tegas

Langkah ini diambil untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, dan ketertiban pasar. Kepala Dinas Perdagangan, Natalia Patolemba, menegaskan bahwa pedagang yang tidak mau diatur akan dikeluarkan dari area pasar. “Di sini tidak ada pedagang yang atur pemerintah. Semua harus taat aturan,” ujarnya.

Sejumlah warga mengeluhkan kondisi pasar yang tidak sesuai dengan harapan. “Pasar ini disebut moderen, tapi kenyataannya kumuh.

Ini seperti pasar tradisional,” kata seorang pembeli bernama Ibu Sari. Keluhan serupa disampaikan Rusliadi, pengawas lampu dan air, yang pernah menegur pedagang karena menaikkan motor ke area jualan, namun justru mendapat bantahan.

( Disperindag/AmrillahMokoagow )

Berita Terkait

HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim
Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit
Festival Bakulupi Diwarnai Gangguan Audio, Fata Maloto Soroti Anggaran Rp60 Juta Per Hari
Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Begini Kata Gus Lilur 
Pemkab Buol Tegaskan Bahaya Sebar Hoaks, Warga Diminta Tabayyun Sebelum Posting
Semarak Fun Run Bhayangkara OKU 2026: Langkah Satu Hati, Sehat Bersama, Bersatu Selamanya
Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan
Waspada Api di Musim Kemarau, TNI Bersama Warga Cegah Karhutla

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:49 WITA

HUT ke-21 PEP Pertamina EP Donggi Matindok Field Berbagi Santunan untuk Anak Yatim

Senin, 14 September 2026 - 12:17 WITA

Kodim 1308/LB Gelar UKT Pencak Silat Militer Asah Kemampuan dan Profesionalisme Prajurit

Senin, 14 September 2026 - 10:55 WITA

Festival Bakulupi Diwarnai Gangguan Audio, Fata Maloto Soroti Anggaran Rp60 Juta Per Hari

Senin, 14 September 2026 - 08:26 WITA

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Begini Kata Gus Lilur 

Minggu, 13 September 2026 - 00:15 WITA

Semarak Fun Run Bhayangkara OKU 2026: Langkah Satu Hati, Sehat Bersama, Bersatu Selamanya

Berita Terbaru

Nasional

Ber-NU Tanpa Ber-PBNU, Begini Kata Gus Lilur 

Senin, 14 Sep 2026 - 08:26 WITA