Dinas P2KB-P3A Buol Gelar Workshop Cegah Pernikahan Anak

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol – Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Dadang, SH., MH., membuka kegiatan Workshop Cegah Perkawinan Anak dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Buol pada Senin, 23 Desember 2024. Acara yang digelar di aula Lantai II Kantor BPKAD Kabupaten Buol ini menghadirkan berbagai instansi pemerintah dan lembaga terkait untuk membahas dampak pernikahan anak dan langkah-langkah preventif yang bisa dilakukan untuk mengurangi angka pernikahan anak di Kabupaten Buol.

Kepala Dinas P2KB-P3A Kabupaten Buol, Moh. Rizal Naukoko, S.Si., M.Kes dalam laporannya mengungkapkan bahwa pemerintah Kabupaten Buol berharap dapat menurunkan angka pernikahan anak melalui upaya kolaboratif antara pemerintah, Lembaga terkait, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Buol menekankan pentingnya pencegahan pernikahan anak sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan generasi muda. “Mencegah pernikahan anak bukan hanya soal menurunkan angka pernikahan, tetapi juga memastikan masa depan anak-anak kita lebih baik, bebas dari ancaman kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), gangguan kesehatan, dan risiko stunting yang menghambat tumbuh kembang mereka,” ujar Dadang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabupaten Buol merupakan salah satu daerah dengan angka pernikahan anak tertinggi di Provinsi Sulawesi Tengah. Masalah ini memerlukan perhatian serius mengingat dampaknya yang luas, baik pada kesehatan fisik dan mental anak, serta pada kesejahteraan sosial dan ekonomi keluarga. Perkawinan di usia dini dapat menyebabkan tingginya risiko kesehatan bagi ibu dan anak, termasuk potensi stunting dan komplikasi saat melahirkan.

Selain itu, pernikahan anak juga berdampak pada pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Anak-anak yang menikah di usia dini cenderung terhambat dalam mendapatkan pendidikan yang layak, yang pada akhirnya akan mengurangi kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Workshop yang turut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kepala desa, camat, Bappeda, Dinas Pendidikan, Kemenag, Polres Buol, PKK, para ulama, dan penyuluh ini menegaskan pentingnya sinergi antar instansi dan masyarakat dalam menangani masalah ini. Selain itu, berbagai materi yang disampaikan oleh pihak terkait diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai ancaman yang ditimbulkan oleh pernikahan anak dan solusi konkret yang dapat diterapkan di lapangan.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan Kabupaten Buol dapat memperkecil angka pernikahan anak dan meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan mendukung bagi perkembangan generasi mendatang.H(umas Diskominfostandi

Berita Terkait

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Gandeng DSLNG Kaban BPBD Banggai Rifai Mahiwa Terus Perkuat Ketangguhan Bencana di Desa Uso ​
UKW Banggai Berlanjut Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau Sempat Ganggu Kedatangan Penguji Dewan Pers
Waspadai Perundungan di Sekolah Anggota Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SMA Katolik Santo Yosep Luwuk

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WITA

Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Rabu, 9 September 2026 - 10:04 WITA

Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari

Rabu, 9 September 2026 - 08:28 WITA

Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Berita Terbaru

Nasional

Jabatan Adalah Amanah yang Harus Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 12:49 WITA