SUARAUTARA.COM, Buol – Kepala Bappeda Kabupaten Buol, Wahyu Setyabudi, SH, MH pada proyek perubahan dalam rangka pelatihan Kepemimpinan Nasional (PIM) Tingkat II Angkatan I Tahun 2024, fokus dalam mendorong pada peningkatan inovasi daerah di kabupaten Buol.
Menurut Wahyu, Inovasi daerah di daerah ini masih mendapat predikat kurang inovatif dari pemerintah pusat, sehinga dari proyek perubahan ini diharapkan bisa melakukan perubahan untuk peningkatan inovasi khususnya pada pelayanan publik, untuk itu pemerintah daerah harus hadir,” terangnya saat ditemui media ini diruang kerjanya, Selasa (25/6/2024).
“ saya selaku kepala Bappeda mendorong itu dalam rangka PP 38 Tahun 2017 bahwa inovasi daerah itu adalah segala bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintah daerah bertujuan untuk peningkatan kinerja pemerintahan daerah diharapkan berdampak pada pemerintah dan pelayanan kepada masyarakat dan itu yang kita dorong untuk percepatan, tentu selaku pemerintah daerah maka kami hadir,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk itu kata Wahyu, Bappeda Buol akan melakukan penghimpunan semua informasi Inovasi seluruh kabupaten Buol dan disemua perangkat daerah dengan sistem inovasi daerah dan pihaknya juga akan membuat pojok inovasi daerah.
“ jadi semua perangkat daerah dan masyarakat dan semua stakeholder dapat melihat inovasi-inovasi ynag telah dibuat oleh pemerintah daerah pada umumnya,” imbuhnya lagi.
Saat disinggung soal kurangnya Inovasi daerah se- Sulawesi Tengah, dimana kabupaten Buol sangat minim, Wahyu Setyabudi membenarkannya, menurutnya permintaan pemerintah pusat terkait Inovasi daerah ini masih kurang menginformasikan, mungkin di daerah ini sudah banyak, tapi tidak terhimpun juga, makanya di Bappeda selaku sektor yang mengurusi Inovasi di bidang Litbang ini melakukan penghimpunan melalui sistem invosai daerah,” ucapnya.
Wahyu pun berharap program ini dilakukan dalam rangka peningkatan inovasi daerah dan peningkatan pelayanan publik untuk masyarakat di kabupaten Buol.
Proyek perubahan ini pun mendapat dukungan dari berbagai pihak baik dari pejabat daerah, Tokoh Masyarakat, LSM, Pers hingga pejabat pusat baik dari Kepala pusat Inovasi LAN RI dan Kepala (Badan pusat Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) *uchan
























