BBM Bersubsidi dan LPJ 3Kg Langka di Pasaran, Kinerja SATGAS Pemkab Tolitoli Disorot Warga

Kamis, 6 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Tolitoli – Ketersediaan dan kebutuhan bahan bakar bersudbsidi (BBM) dan Gas LPG 3 Kilogram di kabupaten Tolitoli terus dikeluhkan oleh warga masyarakat.

Fenomena ini kemudian terlihat jelas di beberapa titik SPBU saat warga mengantri berjam-jam dan dibeberapa agen penyalur resmi LPJ 3kg.

Sontak dengan adanya keterbatasan stok dan permainan harga dari agen penyedia, membuat masyarakat resah dan terpaksa melakukan cuitan di media sosial dengan beragam aksi protes terhadap pemerintah daerah melalui satgas BBM dan LPJ 3kg bersubsidi itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pantauan media ini, Kamis (6/7) munculnya aksi protes terhadap langkahnya LPJ 3Kg dan BBM bersubsidi di kabupaten Tolitoli.

Seperti diakun group resmi facebook Bukan Tolitoli Bicara Part Two, dimana tokoh masyarakat Andi Yusuf Andi Mappiasse sekaligus admin pengelolah group medsos beranggotakan 24 ribu lebih itu dalam cuitannya meminta kepada Bupati Amran H. Yahya dan Wakil Bupati Moh Besar Bantilan untuk mengevaluasi kinerja Satuan Tugas (SATGAS) BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram yang saat ini diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tolitoli, Moh. Asrul Bantilan, S,Sos.

“ tugas SATGAS sangat jelas, “melakukan pengawasan dan penindakan penyelewengan BBM dan Elpiji bersubsidi dengan tujuan MENYELAMATKAN keuangan negara dari kemungkinan terjadinya penyalahgunaan BBM dan Elpiji bersubsidi,” tulis Yusuf Andi Mappiasse dalam akun facebooknya.

Lebih lanjut ia mengatakan ahwa saat ini APAKAKAH SATGAS di Tolitoli telah BEKERJA?, SATGAS seperti nyaris tak terdengar dan tak punya fungsi, jangan menunggu RAKYAT datang untuk melapor resmi, tapi dengarlah suara-sauara keluhan RAKYAT, lihat rakyatmu yg ANTRI berjam-jam hanya krn ingin menikmati SUBSIDI ELPIJI 3 KG untuk menghindari para PENGECER SERAKAH yang menjual sgt tinggi, grebek, sidak dan CABUT IZIN OKNUM agen/pangkalan nakal,” tegas Andi Mappiasse.

Kemudian Andi menulis bahwa adanya banyak kesalahan yang dilakukan pihak agen LPJ 3kg seperti ungkapannya, Kerja-kerja  Mafia LPG 3 kg :

* Jebolnya Kuota LPG 3 KG Bersubsidi

* Diduga Laporan-laporan yang masuk selalu 86.

* Diduga Kabid Penegak PERDA POL PP di Non job karena SIDAK GAS ELPIJI di DAMPAL.

Yusuf Andi Mappiasse menyebutkan bahwa penyediaan dan penyaluran LPG 3 kg diatur dalam pasal 1 butir 5 Pepres Nomor 104 Tahun 2007 tentang penyediaan, pendistribusian dan penetapan harga LPG 3 Kg. Katentuan ini menegaskan konsumen LPG 3 Kg adalah rumah tangga dan usaha mikro.

“ Kami berharap Bupati dan Wabup Tolitoli serta 30 Anggota DPRD saat ini tampil menjadi GARDA DEPAN RAKYAT, jangan nanti butuh SUARA RAKYAT baru TAMPIL di depan, kita semua harus ambil peran dan aktif menyuarakan derita rakyat yang saat ini semakin jelas terlihat di depan mata, ” tegasnya kepada media ini saat dihubungi, Kamis (6/7).

Cuitannya ini kemudian mendapat tanggapan dan komentar  beragam dari warga net (nitizen). seperti yang disampaikan akun Vionara Minora mengatakan , “Khusus untuk Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati serta seluruh Anggota DPRD yang terhormat dan saya hormati, Tolonglah masyarkatmu saat ini sedang dalam kesulitan.

Kalau urus gas bersubsidi saja kalian semua tidak mampu apakah kalian layak untuk di pilih kembali? Jangan lupa suara kami menentukan nasib jabatan kalian.

Lain halnya dengan pemilik akun Ilham ia mengatakan, “ Jangan juga selalu pemerintah di salahkan Krn kalau kt mau berbicara soal aturan justru kt rakyat yg melanggar aturan tsb seperti para pedagang kaki lima dan warteg dan sejenisnya seharusnya TDK memakai gas bersubsidi 3 kg Krn hanya utk rumah tangga bukan subsidi utk pedagang warteg dll dan mayoritas pedagang pakai gas 3 kg di seluruh Indonesia dan anehnya mereka pakai sampai 5 tabung sehari…ini kenyataan di lapangan,” tulis Ilham.

Akankan persoalan ini mendapat solusinya, atau menunggu kerja-kerja dari Satgas BBM Pemkab  Tolitoli, kita lihat saja nanti.(red-3)

 

Berita Terkait

Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh
Bupati Amirudin Lepas Kafilah MTQ Banggai ke Sigi Targetkan Tembus Tiga Besar Sulawesi Tengah
IPTU I Wayan Sukarman Ajak Forkopimcam dan Kades Bersatu Wujudkan Kamtibmas Aman di Lamala
Pengguna Jalan Resah Aktivitas Pergudangan Toko Grosir Lutos dan Cipta Ganggu Lalu Lintas Dimana Petugas

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:57 WITA

Klarifikasi Akun Fery Tap Terkait Laporan Camat Ampana Tete: Ada Kesalahpahaman Pesan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:12 WITA

Rembuk Stunting, Perkuat Komitmen Bersama Cegah Stunting Sejak Dini

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Senin, 8 Juni 2026 - 02:22 WITA

Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh

Berita Terbaru