SUARAUTARA.COM, Buol – Gelaran Turnamen Sepak Bola Kades Cup 1 Labutohn Tahun 2023 yang berlangsung di Lapangan Merah Putih Desa Labuton Kecamatan Gadung Kabupaten Buol ternyata membawa berkah bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Diketahui kompetisi sepak bola yang berlangsung kurang lebih dua bulan dinilai mendongkrak perekonomian warga setempat dengan menjajahkan berbagai kuliner daerah dan nusantara untuk memanjakan para pengunjung dan penonton, dan kehadiran kompetisi Sepak Bola ini telah membantu roda ekonomi masyarakat Labuton dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Idris Haru Tuna Kepala Desa Labuton mengutarakan Gelaran Sepak Bola sebagai ajang Silaturahmi ini ternyata berdampak positif bagi penggiat UMKM Rumahan dan kuliner di Kios Kios yang disediakan panitia dan setiap harinya laris terjual.
” Persediaan atau stok di Kios Kios milik warga menurut laporan pengelola laris manis dan terjual cepat,’ papar Kades Idris Haru Tuna.
Lebih jauh Idris Haru Tuna. memaparkan diharapkan dengan kegiatan kegiatan seperti ajang kompetisi sepak bola dan event event lain bisa dilaksanakan, dan bisa berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi termasuk para warga masyarakat Desa Labuton dengan membuka lapak.lapak.jualan beragam makanan, minuman bahkan saya liat ada yang berjualan makanan makanan tradisional.
Bukan sekedar perhelatan Sepak Bola nya namun yang ingin kami munculkan disini adalah warga masyarakat para pengrajin makanan serta penggiat UMKM bisa memanfaatkan ajang Kompetisi Sepak Bola Kades Cup ini dengan baik.
Sementara itu, ketua Panitia open turnamen Lasalabi LM Radjak didampingi Sekretaris Djafar Nasihun dan Bendahara Salma Huwole mengatakan bahwa inti dari kegiatan ini adalah silaturahmi antar pecinta sepak bola dan merupakan salah satu upaya untuk memantik geliat sepak bola di Kabupaten Buol.
Tak hanya itu, kegiatan ini bukan ajang persaingan namun memupuk silatrahmi bersama.
“Ini silaturahmi antar pemain. Kedepankan sportivitas tinggi. Menang jangan tinggi hati dan kalah tidak boleh kecewa. Ini hanya pertandingan persaudaraan, pemenangnya adalah Kita Semua,” tutup Lasalabi.
Salah satu dari sekian pedagang,ketika ditemui awak media,merasa senang dan berterima kasih kepada pemdes Labuton dan panitia.
” Terima Kasih, Pemdes Labuton, sering sering aja ngadain Sepak Bola,kalau bisa sih sebulan, kata wanita parobaya itu sambil tersenyum.
Pada sisi kanan lapangan juga tersedia balkon-balkon untuk para penonton untuk lebih jelas saat meninton pertandingan dengan cukup membayar 5ribu rupiah kepada panitia.
[Zulpikar Hasyim]
























