SUARAUTARA.BMR– Yulin Pasambuna (40) Warga Insil Baru Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow harus gigit jari karena bantuan langsung tunai (BLT) subsidi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) miliknya tidak cair. Padahal, namanya sudah tercatat sebagai penerima BLT BBM sesuai data situs cekbansos.kemensos.go.id.
Ibu rumah tangga warga insil baru ini menerima kabar pencairan BLT BBM dari sejumlah tetangganya bahwa ada penyaluran BLT BBM di kantor pos Minsel. Sontak saja dirinya bergegas untuk mengecek namanya di Link Kemensos.
Saat itu, Beberapa orang tetangganya sudah menerima BLT BBM tersebut.Namun sangat di sayangkan ketika dirinya berangkat ke kantor pos Minsel (Minahasa Selatan) dana BLT BBM nya tak dapat di cairkan dengan alasan bahwa dirinya terdaftar pada bantuan lain. Padahal menurut Yulin dirinya aktif sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai syarat penerima BLT BBM.
Penasaran lagi lagi Yulin mengecek namanya lewat link situs cekbansos.kemensos.go.id. Ternyata namanya tercantum sebagai penerima bansos subsidi kenaikan harga BBM tahun 2022 dan berhak menerima Uang tunai sebesar 300 ribu untuk dua bulan.
Saya tak bisa berbuat apa apa padahal saat ini kondisi ekonomi keluarga saya sangat memprihatikan dan membutuhkan bantuan pemerintah.
Hingga berita ini tayang upaya konfirmasi kepada pihak Kantor Pos Minsel dan Pemerintah desa Insil Baru belum terhubung namun upaya Konfirmasi terus di lakukan.*(Asko)













