Cek Laporan Dugaan Korupsi DD, Sejumlah Warga Desa Serasi Sambangi Cabjari Dumoga

Minggu, 19 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.(BOLMONG) – Sejumlah warga masyarakat desa Serasi Kecamanan Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow Menyambangi Kantor Cabang Kejaksaan Negeri Dumoga, Pada Selasa 14/06/2022.

Kedatangan Sejumlah Warga Serasi tersebut bermaksud mempertanyakan laporan dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2016 sampai tahun 2021 yang saat itu di bawah pemerintahan sangadi (Kepala desa-red) Dance Tambajong.

Menurut warga pengelolaan dan pelaksanaan pembangunan di desa Serasi yang bersumber dari Dana desa tak sesuai harapan warga karena pembangunannya tak selesai 100 persen seperti pekerjaan Drainase, Pekerjaan Lapangan Olahraga ,Jalan Perkebunan, Dan Pengelolaan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) .

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Kedatangan Kami ke Cabjari hari ini datang mempertanyakan Laporan kami terkait pengelolaan dana desa mulai tahun 2016 sampai 2021. Dan sesuai petunjuk jaksa laporan kami agar di perbaiki dan di rinci tahun anggarannya dan jenis pekerjaannya. Nantinya setelah berkas laporan lengkap baru kami masukan lagi untuk di tindak lanjuti oleh Cabjari Dumoga, “Ujar warga.

Pantauan Media ini saat memantau langsung ke lokasi pekerjaan dana desa di desa Serasi. Nampak sejumlah pekerjaan tak beraturan dan tak selesai 100 persen. Seperti pekerjaan lapangan olah raga yang hingga kini tak dapat di fungsikan karena kondisi lapangan becek, dan di tumbuhi rerumputan.

Pekerjaan Drainase pun lebih parah, Volume pekerjaan tak sesuai spek dan anggaran, Bahkan hanya di kerjakan asal jadi.

Menurut warga desa serasi beberapa dugaan kejanggalan pekerjaan dana desa meliputi pekerjaan Drainase dan sumur bor tahun 2016, Gorong-gorong,Drainase,Dan pengerasan jalan, semua nya tak selesai 100 persen.

Selanjutnya tahun 2018 perkerasan jalan dan drainase, pembuatan embung desa juga tidak selesai.

Tahun 2019 , penimbunan lapangan anggaran 270 juta lebih dan pekerjaan gorong-gorong dan drainase, Semua pekerjaan itu cak beres, ” Ucap Sumber.

Selanjutnya terkait pengelolaan BUMDES pada tahun 2016 ada suntikan dana 50 juta masuk di pengurus bumdes tetapi di duga hanya 20 juta yang di terima bendahara bumdes.

Pada tahun 2017 Bumdes kembali mendapat suntikan dana sebesar 70 juta namun usaha Bumdes tersebut tak berjalan dan hingga kini tak ada kejelasannya,” Beber Sejumlah warga.*(As)

Berita Terkait

Respon Cepat Laporan Warga Kasat Samapta Polresta Banggai Bubarkan Balap Liar dan Mobil Parkir di Area Gelap Bandara
Pria Asal Luwuk Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolsek Luwuk Sita 173 Botol Miras Berbagai Merek Dari MA Diamankan Kos kosan nya
Banjir Lumpur Di Huludebulahu: Aktivitas Peti Di Hutino Diduga Jadi Pemicu
Lindungi Maleo dari Kepunahan Kapolsek Balantak Ajak Warga Hentikan Perburuan Satwa Dilindungi
Kasus Dugaan Penyerobotan Lahan Belum Tuntas Pelapor Desak Polres Parigi Moutong Berikan Kepastian Hukum
Kuasa Hukum Irfan Adenan Desak Kajari Parigi Moutong Segera Terbitkan Surat D 2 Minta Kepastian Hukum Eksekusi Putusan
Polres Gelar 26 Adegan saat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Kecamatan Banyuglugur

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:47 WITA

Respon Cepat Laporan Warga Kasat Samapta Polresta Banggai Bubarkan Balap Liar dan Mobil Parkir di Area Gelap Bandara

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:51 WITA

Pria Asal Luwuk Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Polisi Lakukan Penyelidikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:38 WITA

Kapolsek Luwuk Sita 173 Botol Miras Berbagai Merek Dari MA Diamankan Kos kosan nya

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:18 WITA

Banjir Lumpur Di Huludebulahu: Aktivitas Peti Di Hutino Diduga Jadi Pemicu

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:16 WITA

Lindungi Maleo dari Kepunahan Kapolsek Balantak Ajak Warga Hentikan Perburuan Satwa Dilindungi

Berita Terbaru