Warga Beringin Jaya Membludak Saat PSU, Petugas Kewalahan Atur Antrean

Sabtu, 5 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGGAI, SUARAUTARA.COM – Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 01 Desa Beringin Jaya, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, pada Sabtu, 5 April 2025, berlangsung dengan antusiasme tinggi dari masyarakat. Warga terlihat datang sejak pagi dan menyebabkan antrean panjang hingga terjadi desakan di lokasi.

PSU digelar kembali di TPS 01 Desa Beringin Jaya karena adanya keputusan resmi dari MK, Suasana pencoblosan kali ini dipenuhi oleh antusiasme warga, namun kondisi membludaknya jumlah pemilih menimbulkan antrean panjang dan sedikit kekacauan.

Pelaksanaan PSU dikoordinasikan oleh Ketua KPPS Ida Arsyati Rivai bersama enam anggota KPPS lainnya. Pengamanan turut melibatkan Aiptu Muliardi dari Polsek Bunta Subsektor Simpang Raya dan Serka Fincen dari Koramil 1308-02 Bunta. Total 548 orang terdaftar dalam DPT, ditambah 3 orang dalam DPTb.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto Situasi Di TPS 01 Desa Beringin Jaya

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, sejak pagi hingga siang hari
TPS 01 yang berlokasi di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai.

PSU digelar sebagai bentuk koreksi terhadap pelaksanaan sebelumnya. Tingginya partisipasi warga menunjukkan semangat berdemokrasi, namun kurangnya pengaturan alur pemilih menyebabkan antrean sulit dikendalikan. Bahkan ditemukan praktik pengumpulan surat panggilan oleh salah satu warga, Muhammad Jahur, yang mengumpulkan hingga 10 surat dari warga lainnya.

Warga yang datang diwajibkan membawa surat panggilan beserta identitas resmi seperti KTP, SIM, atau paspor. Untuk mengatasi kerumunan, KPPS menerapkan sistem pendaftaran awal sebelum pencoblosan.

Foto Warga Berdesakan di depan pintu masuk linmas Kewalahan Atasi desakan Warga

Meski begitu, keterbatasan petugas Linmas dalam mengatur antrean menyebabkan antrean tetap memanjang. Kasus pengumpulan surat panggilan juga menjadi sorotan pengawas TPS karena dapat mengganggu kelancaran dan integritas PSU.

Situasi ini menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara PSU agar  berjalan lebih tertib dan transparan. Partisipasi tinggi masyarakat harus dibarengi dengan sistem pelayanan yang baik untuk menjaga kepercayaan publik terhadap demokrasi.

( Editor : Dewi Qomariah )

Berita Terkait

Syafrullah Mambuhu Resmi Jabat Inspektur Definitif Bupati Amirudin Lantik 9 Pejabat Eselon II dan Tekankan Integritas
Penuh Haru AKBP Wayan Wayracana Dilepas Kombes Pol Hendri Yulianto dengan Tradisi Pedang Pora Menuju Wadir Pamobvit Polda Bali
Manfaatkan Lahan Kosong, Dinas Kominfo Buol Gelar Aksi Tanam Pangan Mandiri
Kombes Pol Hendri Yulianto Resmi Bertugas di Banggai Disambut Tradisi Pedang Pora AKBP Wayan Wayracana Serahkan Memori Jabatan
Ricuh di Piala Gubernur Sulteng 2026 Keputusan Wasit Diprotes Duel Taliabo Muda FC vs Bunta Putra FC Ditunda
SMPN 1 Biau Resmi Menjadi Pelopor Kawasan Tanpa Rokok Pertama di Kabupaten Buol
Prabowo Subianto Untuk Indonesia Raya
Sosialisasi Hukum Pidana Dan Perdata, Kades Ihram: Wujudkan Desa Sadar Hukum

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:44 WITA

Syafrullah Mambuhu Resmi Jabat Inspektur Definitif Bupati Amirudin Lantik 9 Pejabat Eselon II dan Tekankan Integritas

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:42 WITA

Penuh Haru AKBP Wayan Wayracana Dilepas Kombes Pol Hendri Yulianto dengan Tradisi Pedang Pora Menuju Wadir Pamobvit Polda Bali

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:22 WITA

Manfaatkan Lahan Kosong, Dinas Kominfo Buol Gelar Aksi Tanam Pangan Mandiri

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:30 WITA

Kombes Pol Hendri Yulianto Resmi Bertugas di Banggai Disambut Tradisi Pedang Pora AKBP Wayan Wayracana Serahkan Memori Jabatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:00 WITA

Ricuh di Piala Gubernur Sulteng 2026 Keputusan Wasit Diprotes Duel Taliabo Muda FC vs Bunta Putra FC Ditunda

Berita Terbaru