Suarautara.com, Banggai – Dalam perjalanan tugas seorang anggota kepolisian, perpindahan wilayah adalah hal yang lumrah. Namun, kepergian seorang perwira yang dikenal dekat dengan masyarakat selalu meninggalkan kesan mendalam.
Itulah yang dirasakan banyak warga Banggai saat mengetahui bahwa Kasat Intelkam Polres Banggai, AKP Usman, SH, kini mendapat tugas baru di wilayah berbeda.
Sosok AKP Usman dikenal luas sebagai perwira yang tak hanya menjalankan tugas, tetapi juga membangun hubungan emosional dengan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedekatannya dengan berbagai elemen pemuda, organisasi, tokoh agama, tokoh masyarakat membuat kehadirannya selalu dirindukan.
Hal ini disampaikan oleh Hendra Daeng Tiro, salah satu kader HMI Banggai, melalui sambungan telepon pada Rabu, 3 Desember 2025.
Saya pribadi sangat sedih kehilangan sosok AKP Usman, beliau itu perwira yang walaupun sibuk, tetap menyempatkan waktu berada di tengah-tengah masyarakat.
Selalu bersahabat dan mudah ditemui,” ujar Hendra yang akrab disapa Ucil.
Dalam dinamika sosial yang terus berubah, masyarakat membutuhkan figur aparatur negara yang bekerja melampaui batas kewajiban formal, sosok itulah yang selama ini tercermin dalam diri AKP Usman.
Kepercayaan publik terhadap aparat bukan dibangun dari slogan atau kampanye naratif, tetapi dari tindakan nyata yang konsisten.
Dan AKP Usman telah membuktikan hal tersebut bukan dengan kata-kata, tetapi dengan pendekatan humanis yang menjadi ciri khasnya.
AKP Usman bukan hanya hadir sebagai anggota kepolisian, tetapi sebagai penghubung antara masyarakat dan aparat
Tak hanya itu Ia mendengarkan langsung keluhan warga, turut memediasi konflik sosial skala kecil yang sering luput dari perhatian, dan mendorong komunikasi dua arah yang sehat.
Salah satu keunggulannya adalah memahami bahwa tantangan daerah tidak hanya soal keamanan fisik.
Ia melihat lebih jauh bahwa konflik sosial sering bermula dari kesenjangan sosial, minimnya edukasi, hingga rendahnya koordinasi antar pemangku kepentingan.
Dengan pendekatan tersebut, AKP Usman bukan sekadar menjaga keamanan ia membangun kepercayaan dan membuka ruang dialog. Kiprahnya menjadikan aparat kepolisian sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar penegak hukum.
Keberaniannya merangkul semua pihak, mulai dari organisasi kepemudaan, komunitas akar rumput, hingga tokoh adat, membuatnya dihormati di berbagai kalangan.
Sikap rendah hati dan keterbukaannya menjadi teladan yang jarang ditemukan.
Selama beliau menjabat sebagai Kasat Intelkam, tidak pernah sekalipun beliau memperlihatkan bahwa dirinya perwira tinggi.
Yang ada justru bagaimana beliau mengajarkan kita pentingnya silaturahmi dan hidup bermasyarakat tanpa memandang latar belakang,” tambah Ucil.
Menurutnya, daerah seperti Banggai membutuhkan lebih banyak figur seperti AKP Usman pengayom yang tidak hanya menjalankan prosedur, tetapi menghayati persoalan masyarakat hingga ke akar rumput.
Di akhir perbincangan, Ucil menyampaikan harapan besar masyarakat Banggai bahwa suatu hari nanti AKP Usman dapat kembali bertugas di wilayah hukum Polres Banggai.
Kebaikan beliau tidak akan pernah kami lupakan. Semoga suatu saat bisa kembali bertugas di Banggai.
Selamat bertugas di tempat baru, Komandan. Kami bangga dan salut,” tutupnya.
Sosok seperti AKP Usman menjadi bukti bahwa kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat masih bisa tumbuh kuat.
Teladannya bukan hanya dikenang, tetapi diharapkan menjadi inspirasi bagi aparat lainnya dalam menjalankan tugas negara.( AM’Oks69 )





















