Suarautara.com, Banggai – Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai bersama PT PLN ( Persero ) Unit Pembangunan Sulawesi dan PT PLN ( Persero ) Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tengah menggelar sosialisasi rencana pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi ( SUTT ) 150 kV Bunta – Luwuk dan SUTT 150 kV Toili/Ampana.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Umum Setda Banggai, Kamis (18/09/2025).
Acara dihadiri Wakil Bupati Banggai Drs. H. Furqanuddin Masulili, M.M., Asisten II Mujiono Lasitata, S.H., M.H., Kajari Banggai Anton Rahmanto, S.H., perwakilan Polres Banggai, Dandim 1308/LB, serta jajaran PT PLN UPP Sulawesi Tengah. Turut hadir camat, lurah, dan kepala desa dari wilayah yang akan dilalui jalur SUTT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Wabup Furqanuddin menekankan pentingnya kehadiran para OPD, camat, lurah, dan kades dalam kegiatan tersebut.
Undangan ini langsung dari Bupati Banggai. Bila pejabat terkait tidak hadir, bagaimana mungkin mereka bisa menyosialisasikan informasi penting ini kepada masyarakat? Pembangunan SUTT adalah kebutuhan mendasar demi kemajuan daerah,” tegasnya.
Furqanuddin juga menegaskan bahwa proyek ini akan memberi manfaat besar bagi masyarakat, baik di perkotaan maupun pedesaan.
Namun ia mengingatkan bahwa pembangunan jaringan listrik tegangan tinggi juga akan bersinggungan dengan lahan masyarakat, sehingga diperlukan sosialisasi dan komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Perwakilan PT PLN UPP Sulawesi Tengah, Yanuar Asmen, menyampaikan bahwa proyek SUTT 150 kV ditargetkan rampung pada tahun 2027, dengan pengadaan lahan harus selesai pada 2025.
Kami berharap dukungan penuh dari Pemkab Banggai, camat, lurah, hingga kepala desa agar pembangunan ini berjalan sesuai target,” ujarnya.
Sementara itu, Kajari Banggai Anton Rahmanto mengapresiasi langkah tegas Wabup yang melakukan absensi peserta rapat.
Menurutnya, kehadiran para pejabat daerah sangat penting agar informasi pembangunan SUTT dapat tersampaikan dengan jelas kepada masyarakat.
Sosialisasi ini diakhiri dengan doa bersama, diikuti dengan pemaparan teknis dari pihak PLN terkait manfaat, mekanisme, serta rencana pembangunan jalur SUTT di Kabupaten Banggai.
( AM’oks69 )












