Usai Blackout Chandra Wibawa: Sistem Energi Bali Rentan, Perlu Perubahan

Sabtu, 3 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI, SUARAUTARA.COM _ – Pemadaman listrik total (blackout) yang melumpuhkan wilayah Bali awal pekan ini, memicu kekhawatiran publik dan kalangan aktivis tentang ketahanan energi nasional. Sabtu, (3/5/2025).

Menanggapi kejadian tersebut, Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI) Inisiatif Bali menilai bahwa gangguan itu bukan hanya masalah teknis, tapi gejala dari krisis sistemik dalam tata kelola energi yang masih bergantung pada sistem terpusat dan energi fosil.

“Sebab ini bukan semata-mata masalah teknis, tapi bukti bahwa sistem energi kita sangat rentan terhadap satu titik gangguan. Begitu satu jalur transmisi utama terganggu, efek domino langsung terjadi,” tegas Ketua JAKI Inisiatif Bali, Chandra Wibawa, dalam keterangannya kepada media.

Menurutnya, struktur energi di Indonesia, khususnya di Bali, masih tersentralisasi dan kurang memiliki diversifikasi sumber pasokan, sehingga selama ini membuat Pulau Bali sangat bergantung pada pasokan listrik dari Pulau Jawa melalui kabel bawah laut dan menjadi wilayah rawan bila terjadi gangguan pada satu jalur utama.

Selain itu, ia juga menyoroti bahwa investasi infrastruktur energi terbarukan lokal di Bali masih sangat minim, terutama di tengah pertumbuhan pariwisata dan ekonomi digital yang membutuhkan energi besar.

“Padahal, Bali memiliki potensi besar dalam energi surya, angin, dan bioenergi dari limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat,” ungkapnya.

Untuk mengatasi masalah ini, Chandra mengusulkan strategi jangka panjang yang mencakup tiga poin utama termasuk desentralisasi energi melalui pembangunan pembangkit skala kecil berbasis komunitas (seperti solar panel desa dan microgrid). Kedua investasi teknologi penyimpanan energi (battery storage) untuk menjaga kontinuitas suplai.

“Ketiga, regulasi insentif untuk pelaku usaha dan masyarakat yang ingin beralih ke energi bersih. Terakhir, audit terbuka infrastruktur energi untuk mengevaluasi ketahanan sistem terhadap gangguan besar,” paparnya.

Bahkan, di pernyataan berikutnya, ia kembali menyerukan perlunya transisi energi yang adil, yang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memastikan akses energi yang merata dan partisipasi masyarakat dalam prosesnya.

“Blackout ini harus dibaca sebagai panggilan untuk perubahan paradigma. Ketahanan energi bukan hanya soal pasokan, tapi soal keadilan, kemandirian, dan keberlanjutan,” pungkas Chandra.

Sementara itu, pihak PLN menyatakan masih melakukan investigasi menyeluruh terkait penyebab gangguan dan belum ada penjelasan resmi tentang faktor teknis maupun mitigasi jangka panjang yang akan disiapkan.

Pewarta : Agung Ch/ Yani.S

Berita Terkait

TNI Hadir di Tengah Masyarakat, Sertu Yusup Maly Ajak Warga Benahi Jembatan di Dusun Krajan
Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  
Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo
Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan
Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba
Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli
Dukung Ketahanan Energi Nasional DSLNG Sabet Penghargaan Komersialisasi Gas Domestik dari SKK Migas
Menembus Keterisolasian Dinsos Banggai Bawa Bantuan Layanan Kesehatan hingga Pendataan Warga

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:15 WITA

Cegah Demam Berdarah, Babinsa Koramil 0823/05 Panarukan Bersama PKM dan Perangkat Desa Gelar Fogging  

Selasa, 3 November 2026 - 23:37 WITA

Menakar Kompetensi Insan Pers Wartawan Banggai hingga Jambi Berkumpul di UKW PWI Parimo

Senin, 2 November 2026 - 15:22 WITA

Edukasi Hukum Sejak Bangku Sekolah Polsek Lamala  Wayan Sukarman Jalankan Program Polisi Peduli Pendidikan

Senin, 2 November 2026 - 13:59 WITA

Kapolresta Banggai Sambangi Pura Agung Padma Buana Warga Keluhkan Solar hingga Narkoba

Senin, 2 November 2026 - 09:15 WITA

Hariadi Bola Gerakkan Tim Dinsos Yudi Serahkan  Bantuan Bupati Banggai Langsung pada Korban Kebakaran Paisubuloli

Berita Terbaru