BANGGAI, SUARAUTARA.COM – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut bersama Kantor Penyelenggara Pelabuhan (KPP) Klas II Luwuk meningkatkan pengawasan keberangkatan kapal demi keselamatan penumpang. Pengawasan ini dilakukan oleh Kepala KPP Klas II Luwuk, Hasfar, dengan dukungan TNI- AL Kopral Asraf, Kepala KP3 Ipda Jeams Runtu, serta anggotanya.
Pemantauan dilakukan Rabu 26/03/2025 terhadap setiap kapal yang berangkat, termasuk KM Tera Sancta dengan NMO GT 682 yang dinakhodai Kapten Ronal Fatoni menuju Salakan, serta KM Soby SR yang dinakhodai Kapten Riscmon Maneking menuju Bolonan.
Selanjutnya dalam wawancara dengan awak media, Hasfar menyampaikan bahwa sejak bertugas di KPP Klas II Luwuk, ia telah melakukan banyak perubahan, termasuk pemeriksaan tiket sebelum keberangkatan kapal baik yang ada di pelabuhan Klas II luwuk/ Tilong atau yang ada di pelabuhan Rakyat tetap terus mendapatkan pemantauandari pihaknya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hasfar menjelaskan bahwa pemeriksaan tiket dilakukan untuk memastikan semua penumpang tercatat dalam manifes dan menghindari kelebihan kapasitas yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran. “Pemeriksaan ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan akibat kapal yang kelebihan muatan,” ujarnya.
Selanjutnya Ia juga menyoroti kondisi Pelabuhan Rakyat yang masih kurang memadai, sehingga menyulitkan pengawasan. Oleh karena itu, pemeriksaan lebih ketat diberlakukan di Pelabuhan Klas II Luwuk sebagai langkah antisipatif.

Lebih lanjut, Hasfar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Banggai dan unsur Forkopimda ke Pelabuhan Rakyat. Ia berharap kunjungan ini dapat mendorong perbaikan sarana dan prasarana pelabuhan ke depannya.
Selain itu, Hasfar menegaskan bahwa dalam setiap perbaikan, pemerintah akan tetap mempertimbangkan kearifan lokal, termasuk keberadaan buruh pelabuhan, sembari tetap menegakkan aturan demi keselamatan bersama.
Terkait program mudik gratis oleh PT Agra yang menyediakan 400 tiket gratis bagi penumpang, Hasfar mengungkapkan adanya kendala dalam pendistribusian tiket. Banyak penumpang yang tidak hadir saat pembagian, sehingga muncul ketidakseimbangan dalam jumlah penumpang yang akhirnya berangkat.
Dengan berbagai langkah ini, KPP Klas II Luwuk di bawa kepemimpinan Hasfar berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan pelayaran melalui pengawasan ketat, pemeriksaan tiket, serta penertiban penumpang, demi memastikan perjalanan laut yang lebih aman bagi masyarakat pengguna jasa angkutan Laut,” pungkasnya
( KPP-Klas II luwuk/ Dewi Qomariah )






















