SUARAUTARA.COM, GORONTALO, – Aktivitas Tambang Ilegal yang tidak pernah mendapatkan tindakan pengamanan dan juga pengoperasian oleh Aparat Penegak Hukum, Seolah olah menyetujui aktivitas tambang yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Pasalnya aktifitasTambang di Molosipat Utara, Kecamatan Popayato Barat, Kabupaten Pohuwato Akhir -Ahir ini menjadi perbincangan Masyarakat lokal dan juga menjadi Perbincangan Warga Net di Media Sosial.
Kasmat Toliango selaku Pemuda asal Popayato Barat mengatakan dengan adanya aktivitas Tambang Ilegal di Molosipat Utara ini justru menimbulkan pertanyaan besar, “Kapolda Kerjanya Apa” ?,” tegas Kasmat, kepada awak media, Selasa (18/6/2024)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak tanggung tanggung, Kasmat menyarankan Kapolda Gorontalo untuk turun dari jabatannya karena diduga bungkam akan keberadaan Tambang ilegal Di wilayah Kecamatan Popayato Barat itu.
“saya sarankan kapolda Gorontalo mundur saja dari jabatan, kalau tidak mampu memberantas pertambangan ilegal di Molosipat Utara dari pada terima gaji dari rakyat kerjanya tidak nyata dalam memberantas pertambangan ilegal,” Kata Kasmat.
Kasmat juga menambahkan, bahwa Kapolda Gorontalo Harus Tegas dan mengusut tuntas dalam memberantas Mafia dan Oknum Polisi yang diduga terlibat membackungi aktivitas Tambang Ilegal Tersebut.
“kami minta Kapolda tegas dalam mengusut tuntas oknum polisi yang diduga terlibat di pertambangan ilegal,” Pungkasnya.
Sebagai Pemuda yang peduli akan kondisi daerahnya, Kasmat akan terus bersuara dan tidak akan tinggal diam atas dugaan tindak pidana yang terjadi di daerahnya yakni di Kecamatan Popayato Barat Kabupaten Pohuwato.
Ia juga sempat menyentil kasus Pupuk Subsidi di PT Lebuni yang sudah beberapa bulan ini belum ada perkembangan dari Aparat Penegak Hukum.**

























