SUARAUTARA.COM, Buol – Langkah cerdas yang diambil ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu, meminta KONI Buol untuk menunda sementara waktu pergelaran kompetisi Liga Persbul U-23 yang tengah berlangsung terkait surat edaran Gubernur Sulteng dan surat edaran Bupati Buol tertanggal 17 Februari 2022, harus ditindaklanjuti memang menjadi keputusan yang tidak popular bagi seluruh pecinta olah raga itu. Namun, hal ini harus dilakukan jika ingin kondisi masyarakat di Buol aman dari bahaya penyebaran covid-19.

Berbagai kecamanpun saat ini diarahkan ke Pemprov Sulteng, bahkan Pemkab Buol yang saat ini lagi ramai diperbincangkan dimedia social, baik cuitan pribadi, maupun komunitas.
Pemerintah daerah mau tidak mau harus mengeksekusi sesuai surat edaran yang ada, karena larangan tersebut, padahal Satgas Penanganan Covid- 19 Kabupaten melalui ketuanya Abdullah Batalipu semula sudah memberikan lampu hijau atas penyelenggaraan liga tersebut, mengingat untuk Buol target Vaksin tahap 1 sudah mencapai 90%, sedangkan Vaksin tahap 2 sudah mencapai 70%, sehingga kabupaten Buol sudah dalam posisi aman meskipun Omicron itu ada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“ Memang tidak ada keputusan yang bisa menyenangkan semua pihak, apalagi hajatan liga Persbul sudah ditunggu para pemain, penyelenggara dan tentu para supporter,” kata Srikandi Batalipu.
Namun lanjut Srikandi keputusan berat ini harus diambil oleh KONI Buol, menyusul meningkatnya jumlah mereka yang terpapar Covid 19, sehingga kerumunan penonton sepakbola yang kemungkinan masih terjadi di luar stadion, karena mereka tidak bisa masuk stadion, harus bisa dicegah dan dihindari, dengan jalan menangguhkan dulu kompetisi sepakbola tersebut.
“ Jika ada pihak yang mencoba membandingkan hajatan ini dengan pilkada serentak, tentu secara essensial masih bisa dibedakan, karena amat sulit mengatur supporter sepakbola apalagi karena mereka tidak masuk ke lapangan, yang justru menimbulkan kerumunan di mana-mana,” jelas Srikandi.
” secara pribadi dan kelembagaan meminta kepada ketua KONI Kabupaten Buol yang juga sebagai ketua satgas covid-19 kabupaten untuk menunda kegiata ini untuk sementara waktu sesuai edaran bupati.” ucap Srikandi.
Srikandi mengatakan, penundaan gelaran liga Persbul itu hanya untuk sementara, jika kemudian dapat dilanjutkan melihat kondisi dan perkembangan covid-19 di Kabupaten Buol.[can]






















