BOLTIM I SUARAUTARA – Agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dengan pihak SPBU Tutuyan yang seyogyanya di jadwalkan, Senin 13 Februari hari ini, akhirnya batal dikarenakan ketidak hadiran dari pihak SPBU Tutuyan.

Padahal sebelumnya DPRD Boltim melalui Sekretaris Dewan telah melayangkan surat undangan pada Kamis, (9/2/2023) pekan lalu dengan surat undangan No.170/66/DPRD-BMT/II/2023, yang ditunjukan kepada pihak SPBU Tutuyan dengan bukti tanda terima surat dari pihak SPBU.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sehinga pihak Komisi II DPRD Boltim berkesimpulan tak melanjutkan agenda RDP itu, karena alasan tak dihadiri perwakilan atau manajemen SPBU Tutuyan.
Informasi yang kami rangkum dari sumber terpercaya, bahwa Ketidakhadiran dari pihak SPBU Tutuyan dalam agenda RDP itu dengan alasan bahwa masih akan dibicarakan dulu secara internal (Pemilik), dan nanti akan dikabari lagi,” ucap sumber kepada media ini saat dihubungi.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Sofyan Alhabsyi, selaku pengusul RDP, saat dimintai tanggapannya terkait ketidakhadiran pihak SPBU Tutuyan, mengatakan mereka masih meminta untk dilakukan penjadwalan lagi oleh pihak DPRD Boltim, hal ini dikarenakan yang bisa mengambil keputusan (pemilik) belum sempat hadir saat ini dalam RDP dan tak bisa dilanjutkan,” singkat Sofyan yang juga politisi PKB itu.
Dipanggil dan diundangnya pihak SPBU Tutuyan dala RDP terkait adanya sorotan masyarakat serta dari Ketua Komisi II DPRD Boltim Sofyan Alhabsyi yang minta aparat penegak hukum lebih ketat dalam pengawasan pembelian BBM bersubsidi yang menggunakan jerigen tampa izin resmi di SPBU Tutuyan, pekan lalu.
Menurutnya dari hasil pantauannya selama ini bahwa setiap hari tangki dari pertamina dengan kapasitas 24 ribu liter masuk di SPBU itu, serta jam operasional buka mulai jam 8 pagi dan tutup jam 10 pagi pada hari yang sama.
“Aneh BBM jenis petralite 24.000 liter masuk malam hari. Pada jam 10 pagi BBM sudah habis, ingat 24.000 liter bukan jumlah sedikit jika 1 kendaraan mengisi 30 liter/mobil berarti mobil yang di layani ada 800 mobil, pertanyaan sebanyak itukah mobil yang mengisi BBM jika buka jam 8 pagi kemudian jam 10 pagi suda habis BBMnya,” ungkap Aba Um sapaan akrabnya saat bersua dengan sejumlah media dan LSM di Kantin depan DPRD, pada Senin 6 Februari 2023 pekan lalu.
(Rinto)
























