Segudang Pegalaman, Calon Sangadi AG Tawarkan Program Eko Wisata

Kamis, 13 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM, Bolmong – Calon Kepala desa (Cakades) Lolan nomor urut 1, Aswanto Gobel, S,IP benar-benar akan memberikan diri mengabdi untuk desa serta masyarakat yang Ia cintai dengan berbagai program kerja saat terpilih menjadi Sangadi 6 tahun mendatang.

Papa Eting sapaan akrabnya, kepada suarautara.com, Rabu (10/01/2022) mengatakan, bahwa keterpanggilannya untuk mencalonkan diri pada pilsang serentak Bolmong 2 Februari 2022 mendatang semata-mata untuk memperjuangkan kepentingan msayarakat desa. Karena dengan segudang pengalaman yang dimilikinya selama menjadi Aparatur Sipil Negera (ASN), Ia optimis dapat mengaplikasikan semua itu saat terpilih menjadi Sangadi dan menjalankan pemerintahan selam 6 tahun.

“ Alhamdulillah, dengan dorongan dan dukungan keluarga, kerabat, saudara dan masyarakat di desa, saya siap membawa perubahan 6 tahun kedepan jika terpilih menjadi Sangadi, ”ucap Aswanto.

Lebih lanjut mantan Camat Bolaang itu menambahkan, jika diberi kepercayaan serta amanah untuk memimpin desa lewat Pilkades serentak nanti, dipastikan berbagai program lanjutan dan unggulan seperti pengembangkan kawasan Eko Wisata karena desa lolan dikenal memiliki kawasan wisata Pantai, akan dikembangkan berdasarkan musyawarah mufakat bersama seluruh unsur dan lembaga desa.

“ Insya Allah kedepan kita akan menata kembali beberapa infrastruktur pendukung pengembangan kawasan eko wisata yang ada saat ini, dan kita akan berupaya untuk itu,” ungkap Aswanto.

Aswanto Gobel sedikit menjelaskan bahwa Ekowisata dimulai ketika dirasakan adanya dampak negatif pada kegiatan pariwisata konvensional. Dampak negatif ini bukan hanya dikemukakan dan dibuktikan oleh para ahli lingkungan tetapi juga para budayawan, tokoh masyarakat dan pelaku bisnis pariwisata itu sendiri.

“ Dampak berupa kerusakan lingkungan, terpengaruhnya budaya lokal secara tidak terkontrol, berkurangnya peran masyarakat setempat dan persaingan bisnis yang mulai mengancam lingkungan, budaya dan ekonomi masyarakat setempat,” jelas Aswanto.

Ia menambahkan, kedepan untuk mendapat perhatian khusu dari wisatawan, kita akan memulai ekowisata dengan cara membawa wisatawan ke objek wisata alam yang eksotis dengan cara ramah lingkungan. “Proses kunjungan yang sebelumnya memanjakan wisatawan namun memberikan dampak negatif kepada lingkungan mulai dikurangi”. Pungkas Aswanto.[uchan]

 

Berita Terkait

Wakili Danramil 1308-09/LB Babinsa Hadiri Musrenbang Desa Minanga Bahas Penetapan Prioritas RKPDes 2027
Inspektorat Buol Bantah Temuan BPK Rp70,7 Miliar: Angka Sebenarnya Rp2,66 Miliar
Gerak Cepat Kadinsos Banggai Haryadi Bola Urus Jenazah Yuda Warga Tanpa Keluarga hingga Dimakamkan di TMB
Masjid Nurul Falah Akan Menyelenggarakan Program Pengadaan Sarana dan Prasarana
Anggota Polsek Luwuk Fasilitasi Mediasi Dugaan Pencurian Ringan Kedua Pihak Sepakat Berdamai
Dua Titik Karhutla Terjadi Bersamaan di Bangketa Polsek Nuhon Bergerak Padamkan Api
Polresta Banggai dan Lapas Luwuk Gelar Razia Gabungan 25 Warga Binaan Jalani Tes Urine
Dugaan Pencurian Sapi di Tetesulu Terungkap Polsek Nuhon Amankan Terduga Pelaku

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:44 WITA

Wakili Danramil 1308-09/LB Babinsa Hadiri Musrenbang Desa Minanga Bahas Penetapan Prioritas RKPDes 2027

Selasa, 22 September 2026 - 17:43 WITA

Inspektorat Buol Bantah Temuan BPK Rp70,7 Miliar: Angka Sebenarnya Rp2,66 Miliar

Selasa, 22 September 2026 - 15:51 WITA

Gerak Cepat Kadinsos Banggai Haryadi Bola Urus Jenazah Yuda Warga Tanpa Keluarga hingga Dimakamkan di TMB

Selasa, 22 September 2026 - 11:52 WITA

Masjid Nurul Falah Akan Menyelenggarakan Program Pengadaan Sarana dan Prasarana

Senin, 21 September 2026 - 23:16 WITA

Anggota Polsek Luwuk Fasilitasi Mediasi Dugaan Pencurian Ringan Kedua Pihak Sepakat Berdamai

Berita Terbaru