Banggai, Suarautara.com – Perkumpulan Penulis Indonesia (Satupena) menggelar Rapat Anggota Nasional secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis, 31 Juli 2025.
Rapat ini diikuti oleh seluruh perwakilan pengurus daerah se-Indonesia, termasuk dari Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Satupena, Denny JA, sekaligus menjadi forum konsolidasi nasional untuk mengevaluasi program kerja dan menjaring gagasan baru dari akar rumput demi penguatan organisasi kepenulisan di tingkat daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Denny JA yang juga dikenal sebagai pendiri LSI dan Komisaris Utama Pertamina Hulu Energi, menekankan pentingnya mengoptimalkan modal sosial organisasi.
Menurutnya, Satupena bukan hanya wadah menulis, tapi juga ruang kolaborasi dan pemberdayaan ekonomi kreatif bagi para penulis.
Menjadi penulis tidak cukup hanya menghasilkan karya, tapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi. Satupena hadir untuk menjembatani itu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Denny JA menyampaikan bahwa Satupena telah menggelontorkan lebih dari Rp3 miliar dalam tiga tahun terakhir untuk mendukung pengembangan literasi nasional.
Dana tersebut digunakan untuk pelatihan, seminar, hingga penerbitan karya anggota.
Dari Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, Rastono Sumardi, S.Pd., M.E yang juga Koordinator Satupena Sulteng, turut hadir dalam rapat dan menyampaikan perkembangan serta usulan program dari Banggai.
Ia mengusulkan pelatihan menulis bagi pemuda, penguatan literasi komunitas, hingga program penerbitan lokal berbasis kearifan daerah.
Kami ingin mendorong pemuda Banggai menjadi pelopor literasi dan menciptakan karya tulis yang berakar dari budaya lokal,” ujar Rastono.
Usulan tersebut disambut baik oleh Ketua Umum Satupena, yang menegaskan komitmen mendukung penulis daerah melalui fasilitas penerbitan, pendampingan literasi, dan jejaring nasional.
Rapat juga diwarnai kehadiran para penulis senior nasional seperti Nasir Tamara, Gunoto Saparie, Anwar Putra Bayu, Hamri Manoppo, dan Rosadi Jamani, yang turut berbagi pengalaman dan visi pengembangan dunia kepenulisan di Indonesia.
Rapat Anggota Nasional Satupena ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperluas jangkauan literasi, memperkuat jaringan penulis antarwilayah, serta menghasilkan karya-karya berkualitas dari seluruh penjuru tanah air.
( TimSatuPena/AmrillahMokoagow )






















