Refleksi Atas Bantuan Apresiasi Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra Tahun 2026

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Drs. Akaha Taufan Aminudin

Empat puluh tahun bukanlah waktu yang singkat untuk tetap setia berada di jalan sastra. Di tengah perubahan zaman, pergantian generasi, hingga derasnya arus teknologi digital, sastra tetap menjadi ruang pengabdian yang saya pilih. Karena itu, ketika menerima Bantuan Apresiasi Program Fasilitasi dan Apresiasi bagi Komunitas Sastra Tahun 2026 dari Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, saya memaknainya bukan sekadar penghargaan kepada seorang individu, melainkan pengakuan terhadap perjalanan panjang gerakan literasi yang dibangun bersama banyak sahabat.

Penghargaan ini menjadi energi baru untuk terus memperluas manfaat sastra bagi masyarakat. Sastra bukan hanya karya yang dibaca, tetapi juga ruang dialog, pendidikan karakter, dan upaya merawat nilai-nilai kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama puluhan tahun, melalui Himpunan Penulis, Pengarang, dan Penyair Nusantara (HP3N) serta SATUPENA Jawa Timur, berbagai kegiatan literasi terus dilakukan. Program Gerakan Kembali ke Buku (GKB) menjadi salah satu ikhtiar mengajak masyarakat kembali mencintai buku sebagai sumber pengetahuan dan peradaban.

Berbagai buku berhasil diterbitkan, mulai dari antologi puisi, esai, hingga buku-buku sejarah, budaya, dan pendidikan. Penerbitan buku bukan sekadar menghasilkan karya cetak, tetapi juga membuka ruang bagi penulis-penulis baru untuk berkarya dan dikenal masyarakat.

Selain itu, Pameran Buku Rutin di Galeri Raos Pondok Seni Batu menjadi agenda penting yang mempertemukan penulis, pembaca, pelajar, mahasiswa, guru, dan masyarakat umum. Pameran ini menjadi ruang bertemunya gagasan sekaligus memperkuat ekosistem literasi di Kota Batu.

Kegiatan Temu Sastra, Festival Sastra, Cipta dan Baca Puisi, serta diskusi kebudayaan juga terus digelar sebagai ruang apresiasi terhadap karya sastra Indonesia. Melalui kegiatan tersebut lahir banyak kolaborasi lintas daerah yang memperkaya khazanah sastra nasional.

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, dikembangkan pula Taman Baca Masyarakat (TBM) HP3N SATUPENA Jawa Timur. Kehadiran TBM diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus menjadi pusat belajar, berdiskusi, dan berkarya bagi generasi muda.

Bagi saya, penghargaan ini bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Sastra harus terus hadir di tengah masyarakat sebagai cahaya yang menumbuhkan kepekaan sosial, memperkuat karakter bangsa, dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan.

Empat puluh tahun berkarya mengajarkan bahwa seorang penulis mungkin tidak mampu mengubah dunia sendirian. Namun, melalui kata-kata, ia dapat menggerakkan pikiran, menyentuh hati, dan menyalakan harapan. Selama masih ada orang yang membaca, menulis, dan mencintai sastra, selama itu pula api literasi akan terus menyala untuk Indonesia.

Kota Batu, 11 Juli 2026

Berita Terkait

Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK
Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla
Radio Mutiara 103,7 FM, Media Massa Konvensional yang “Bertarung” dengan Media Online di Angkasa
Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan
PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir
Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 12:34 WITA

Terpental, Rapat Formatur Pertama penyusunan Pengurus PBNU Melahirkan Kekecewaan yang Disikapi debgan Fitnah: PKB COME BACK

Kamis, 10 September 2026 - 05:40 WITA

Terbitkan SE Nomor 20 Tahun 2026, Kemendikdasmen Lindungi Siswa Terdampak Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 19:27 WITA

Lagi Sengketa Tanah Maahas Berujung Pengaduan Polisi Steven Lianto Laporkan Dugaan Penyerobotan

Rabu, 9 September 2026 - 16:56 WITA

PWI Pusat dan Provinsi Sulteng  Nyatakan 18 Wartawan Kompeten Sekaligus UKW di Banggai Resmi Berakhir

Rabu, 9 September 2026 - 12:56 WITA

Sudah Tiga Hari BBM di Situbondo Langka, Harga Pertamax di Kios Tembus Rp 30 Ribu per Botol 

Berita Terbaru