Polsek Sangtombolang Berhasil Gagalkan Pengiriman 1000 Liter Cap Tikus ke Wilayah Gorontalo

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Sangtombolang Berhasil Gagalkan Pengiriman 1000 Liter Cap Tikus ke Wilayah Gorontalo (Foto : HumasPolresBolmong)

Polsek Sangtombolang Berhasil Gagalkan Pengiriman 1000 Liter Cap Tikus ke Wilayah Gorontalo (Foto : HumasPolresBolmong)

BOLMONG, Suarautara.com – Polsek Sangtombolang menggagalkan pengiriman minuman keras (miras) jenis cap tikus dalam jumlah cukup besar, Kamis (8/5/2025) dini hari.

Kasi Humas Polres Bolaang Mongondow Ipda Iskandar Mokoagow, mengatakan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat tentang dugaan mobil yang mengangkut cap tikus.

“Informasi diterima sekitar pukul 04.00 WITA. Kapolsek Sangtombolang Ipda Wahyu S. Ismail, S.H., bersama anggota segera melakukan penyelidikan dan menghentikan sebuah mobil truk mencurigakan saat melintas di depan Mapolsek setempat, yang bagian baknya ditutup dengan terpal,” katanya, Jumat pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas lalu memeriksa muatan secara teliti. Di dalam bak truk, didapati tumpukan kardus berisi air mineral. Namun ternyata di bawahnya terdapat sejumlah karung mencurigakan.

“Dalam pemeriksaan lebih lanjut, di dalam karung-karung tersebut terdapat kantong-kantong plastik berisi miras jenis cap tikus. Totalnya kurang lebih 1000 liter,” jelas Ipda Iskandar.

Menurut keterangan sopir truk, HM (50), miras tersebut berasal dari wilayah Minahasa Selatan yang rencananya akan dibawa ke Gorontalo. Barang bukti lalu diamankan untuk diproses hukum lebih lanjut.

Sementara itu Kapolres Bolmong AKBP Lido Antoro menerangkan, pengungkapan ini merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Berantas Premanisme 2025, yang salah satu sasarannya adalah peredaran miras tanpa izin.

“Apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi, sehingga peredaran miras ini berhasil kami ungkap. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Jauhi miras karena dampaknya bisa merusak kesehatan dan dapat memicu timbulnya aksi kriminalitas,” pungkas AKBP Lido Antoro. [Humas Polres Bolmong]

Berita Terkait

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan
Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna
Polda Sumsel Ungkap 123 Kasus 3C dalam Sebulan, 137 Tersangka Diamankan untuk Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya
IPTU I Wayan Sukarman Ajak Forkopimcam dan Kades Bersatu Wujudkan Kamtibmas Aman di Lamala
Dugaan Penyimpangan Dana Hibah Bawaslu OKU Timur Senilai Rp15,1 Miliar Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan oleh Ketua DPW GACD Sumsel, Junirianto
Audiensi Warga Desa Uso Bersama Kejari Banggai Sepakati Pengawalan Penyelesaian Kasus Dugaan Korupsi BUMDes

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WITA

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Desa Buon Mandiri Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 05:11 WITA

Polisi Ungkap Motifnya, Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WITA

Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna

Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:01 WITA

Polda Sumsel Ungkap 123 Kasus 3C dalam Sebulan, 137 Tersangka Diamankan untuk Jaga Keamanan Bumi Sriwijaya

Berita Terbaru