Pernyataan Komitmen Bersama Peserta FGD Kemenag Minahasa: Perkuat Moderasi dan Deteksi Dini Konflik Keagamaan

Selasa, 5 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTARA.COM,Tondano — Dalam rangkaian kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Deteksi Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan” yang digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Minahasa, Selasa (5/8/2025), para peserta FGD menyatakan komitmen kolektif untuk memperkuat peran aktif dalam menjaga kerukunan dan mencegah konflik sosial berbasis agama.

Komitmen tersebut disampaikan oleh seluruh peserta yang terdiri dari unsur pemerintah, organisasi masyarakat sipil, ormas keagamaan, penyuluh, dan pemangku kepentingan lintas sektor. Pernyataan tersebut dirumuskan dalam semangat bersama:

“Merawat Kebersamaan, Meneguhkan Moderasi Beragama di Tengah Keberagaman.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isi lengkap komitmen sebagai berikut:

Pertama, mendukung pemenuhan hak warga negara dalam menjalankan ibadah dan menjaga kerukunan antar dan intraagama melalui penguatan deteksi dini dan penanganan potensi konflik secara inklusif, adil, dan non-kekerasan.

Kedua, mendukung langkah strategis Kementerian Agama dalam memahami akar masalah, dinamika lokal, dan peluang rekonsiliasi secara konstruktif.

Ketiga, meneguhkan nilai-nilai bina damai (peacebuilding) dalam kebijakan dan pendekatan sosial dengan menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan, kesetaraan, dan penghormatan hak asasi manusia.

Keempat, mendorong penguatan moderasi beragama sebagai fondasi moral dan kultural dalam menangkal intoleransi, ekstremisme, dan kekerasan berbasis identitas.

Kelima, menyatakan kesiapan berkolaborasi lintas agama dan sektor untuk membangun sinergi antara pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dan seluruh warga negara dalam mewujudkan kehidupan sosial yang damai dan harmonis.

Pernyataan ini menjadi wujud kesepahaman dan langkah nyata dalam membangun sistem sosial yang inklusif dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan di Minahasa dan Indonesia secara umum.(ara)

Berita Terkait

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna
Dukung Ketahanan bhabinkamtibmas Polsek Belitang III Laksanakan Pengecekan Lahan Ketahanan Pangan
Aduan Warga Terkait Unggahan Medsos yang Meresahkan, Polres Situbondo Respons Cepat
Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Sulteng Wabup Furqanuddin Kawal Semangat 80 Kafilah Banggai
Tindak Lanjuti Perintah Kapolda, Kapolsek Dondo Bubarkan Tambang Ilegal di Desa Malala
Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh
Aksi Kekerasan dan Perusakan Kendaraan Alfa Tora Terancam Hukuman Penjara
Diduga Nikah Lagi Tanpa Izin, Istri Sah Laporkan Suami ke Polres Touna

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:37 WITA

Diduga Cabuli Anak, Oknum ASN Puskesmas Tombiano Resmi Dilaporkan ke Polres Touna

Senin, 8 Juni 2026 - 15:54 WITA

Dukung Ketahanan bhabinkamtibmas Polsek Belitang III Laksanakan Pengecekan Lahan Ketahanan Pangan

Senin, 8 Juni 2026 - 15:27 WITA

Aduan Warga Terkait Unggahan Medsos yang Meresahkan, Polres Situbondo Respons Cepat

Senin, 8 Juni 2026 - 10:32 WITA

Hadiri Pembukaan MTQ XXXI Sulteng Wabup Furqanuddin Kawal Semangat 80 Kafilah Banggai

Senin, 8 Juni 2026 - 02:22 WITA

Lewat Program Jurnalis Masuk Sekolah di SMAN 1 Toili Reza Fauzi Dapat Apresiasi dari Ketua PWI Banggai Abdul Saleh

Berita Terbaru