Pemkab Buol Dorong Kelembagaan Ekonomi Komunitas Lewat Lokakarya di Momunu

Selasa, 29 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buol, Suarautara.com – Pemerintah Kabupaten Buol kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembentukan kelembagaan ekonomi komunitas. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Lokakarya “Pelembagaan Ekonomi Komunitas” oleh Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH, di Balai Desa Lamadong II, Kecamatan Momunu, Senin (28/7).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kerja Sama antara LPMS-KSDA dan Yayasan Dana Nusantara, yang menyasar pelaku usaha lokal, khususnya para petani pengolah nira aren menjadi gula merah—komoditas unggulan yang potensinya sangat besar di wilayah tersebut.

Penanggung jawab kegiatan, Adi Irawan, S.P, dalam laporannya menyampaikan bahwa lokakarya ini merupakan bagian dari Program Penguatan Kelembagaan Ekonomi Komunitas. Program tersebut dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yakni: Penguatan kelembagaan berbasis komunitas, pelatihan tata kelola lembaga ekonomi, dan pengembangan sinergi kelembagaan komunitas dengan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tujuan dari program ini adalah menjawab berbagai tantangan yang dihadapi para petani gula aren, terutama dalam aspek produksi dan pemasaran,” ujar Adi Irawan. Ia menegaskan bahwa pembentukan kelembagaan ekonomi bukan hanya sebagai solusi jangka pendek, tetapi sebagai langkah strategis menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Direktur LPMS-KSDA, Arpan Panambang, S.Sos, menegaskan bahwa lokakarya ini adalah bagian dari strategi jangka panjang untuk membentuk komunitas ekonomi yang kuat dan berkelanjutan. Beberapa kontribusi signifikan LPMS-KSDA di antaranya: terlibat dalam penyusunan dan prapenyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buol, berperan dalam penyusunan berbagai Rencana Aksi Daerah, dan menjalin kerja sama dengan lembaga internasional seperti PBB terkait pengelolaan sumber daya air di Sulawesi Tengah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol, Dr. Nasir Dj. Daimaroto, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan lokakarya yang dinilainya sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Ia menekankan bahwa kelembagaan ekonomi komunitas harus mampu mengelola potensi lokal, khususnya komoditas unggulan seperti gula merah, agar dapat bersaing di pasar modern bahkan ekspor.

Namun demikian, beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas dan kemurnian produk. “Banyak produk gula merah di pasaran yang sudah tidak murni, ini menurunkan kepercayaan pasar. Padahal, jika kita bisa menjaga kualitas dan kemasan, produk ini sangat potensial untuk menembus pasar nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Wabup Nasir juga menekankan kelembagaan ini dapat menjadi wadah produktif dan berkelanjutan. “Kita harus memastikan bahwa kelembagaan ini bukan hanya formalitas, tapi benar-benar menjadi wadah produktif dan berkelanjutan. Pemerintah siap mendukung dari sisi kebijakan dan fasilitasi,” tegasnya.

Kegiatan lokakarya ini menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan tangguh. Dengan kolaborasi antara masyarakat, LSM, dan pemerintah daerah, Kabupaten Buol meneguhkan visinya untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi.

Hadir pula dalam kegiatan ini: Plt. Kadis Diskumperindag Kab Buol Moh Rizal Gafur, Sekcam Momunu Ariadi S Panambang, para Kades di Kec. Momunu, petani gula merah, dan juga tokoh masyarakat.

(Diskominfostandi)

Berita Terkait

Berawal dari Informasi Warga Polisi Bongkar Sabu 3,46 Gram yang Disembunyikan di Toko Pakaian Luwuk
Pisah Sambut Kapolresta Banggai Kombes Pol Hendri Yulianto Ajak Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Syafrullah Mambuhu Resmi Jabat Inspektur Definitif Bupati Amirudin Lantik 9 Pejabat Eselon II dan Tekankan Integritas
Penuh Haru AKBP Wayan Wayracana Dilepas Kombes Pol Hendri Yulianto dengan Tradisi Pedang Pora Menuju Wadir Pamobvit Polda Bali
Ricuh di Piala Gubernur Sulteng 2026 Keputusan Wasit Diprotes Duel Taliabo Muda FC vs Bunta Putra FC Ditunda
Polda Sumsel Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Pasien di ICU RSUD Martapura, Polisi Pastikan Penanganan Profesional
Perkuat Sinergitas Forkopimda Wakapolres Banggai Silaturahmi ke Kajari dan Dandim 1308/LB
Kapolsek Bunta Hadiri Rembuk Stunting Desa Rantau Jaya Perkuat Sinergi Cegah Stunting
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:26 WITA

Berawal dari Informasi Warga Polisi Bongkar Sabu 3,46 Gram yang Disembunyikan di Toko Pakaian Luwuk

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:08 WITA

Pisah Sambut Kapolresta Banggai Kombes Pol Hendri Yulianto Ajak Forkopimda Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:44 WITA

Syafrullah Mambuhu Resmi Jabat Inspektur Definitif Bupati Amirudin Lantik 9 Pejabat Eselon II dan Tekankan Integritas

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:42 WITA

Penuh Haru AKBP Wayan Wayracana Dilepas Kombes Pol Hendri Yulianto dengan Tradisi Pedang Pora Menuju Wadir Pamobvit Polda Bali

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:00 WITA

Ricuh di Piala Gubernur Sulteng 2026 Keputusan Wasit Diprotes Duel Taliabo Muda FC vs Bunta Putra FC Ditunda

Berita Terbaru