Banggai, Suarautara.com – Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik yang juga Plt. Asisten II Setda Banggai Mujiono, S.H., M.H., menghadiri Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Banggai tahun 2025.
Rapat yang berlangsung pada Kamis, 19 Juni 2025, membahas strategi pengendalian inflasi, percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah, dan integrasi sistem keuangan daerah melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
Acara berlangsung di Kabupaten Banggai, dan dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah bersama jajaran, pimpinan perbankan, Kepala BPS, pimpinan perangkat daerah, Kabag Perekonomian dan Kabag Prokopim Setda Banggai serta sejumlah undangan lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Mujiono, sinergi antar lembaga menjadi kunci dalam menekan laju inflasi, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta mempercepat penerapan digitalisasi pemerintahan. “Rakor ini bertujuan memperkuat efektivitas kebijakan dan menjaga kestabilan harga komoditas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dalam Rakor itu disepakati beberapa langkah strategis untuk mengatasi potensi kelangkaan dan lonjakan harga pangan, mempercepat implementasi ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah), serta memaksimalkan hasil efisiensi anggaran untuk mendukung pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan peran penting Bank Indonesia dalam menjaga kestabilan nilai rupiah, khususnya terhadap barang dan jasa (inflasi). Ia menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah.
( TimRedaksi/AmrillahMokoagow )













