SUARAUTARA.COM,Bolmong – Kontestasi pemilihan Sangadi (Pilsang) serentak di kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada tanggal 3 Februari mendatang tinggal menghitung hari.
Dipastikan kesiapan para calon semakin matang setelah melewati beberapa tahapan baik masa kampanye dan memasuki tahapan minggu tenang.
Menariknya, pelaksanaan Pilsang tahun ini lebih tinggi tensi politiknya di banding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, persaingan ditingkatan Calon, Timses maupun para pendukungnya semakin jelas dan terang-terangan ditengah masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kampanye hitam (Black Campagn) tak bisa dihindari, hal ini sengaja dilakukan oleh tim sukses dan pendukung hanya untuk mematahkan lawan politik pada Pilsang nanti.
Salah satu Calon petahana, Rubianto Mokodongan kepada media ini mengungkapkan, Black Campign juga menimpa dirinya. Tak bisa dipungkiri jika ada oknum-oknum dengan sengaja melakukan berbagai cara dengan balutan berita hoax sengaja disebar ditengah masyarakat hanya untuk menjatuhkan nama baik sesama calon, hal ini dilakukan untuk mendapatkan perhatian masyarakat, “ Ya, kita serahkan saja kepada masyarakat menilai siapa yang bekerja dan siapa yang mecari-cari kesalahan orang lain,” ungkap Ru sapaan akrabnya kepad suarautara.com, Minggu (30/1/2022).
Lebih lanjut Ia menyebutkan, saat ini dukungan masyarakat terus mengalir kepadanya. Meskipun mendapat serangan bertubi-tubi dari lawan politiknya, dirinya tetap sabar dan tidak menggubrisnya. Karena menurutnya, apa yang dilakukan lawan kepada dirinya hanya memperkeruh keadaan dan menganggu stabilitas persaudaraan yang selama ini terbina di tengah masyarakat, “ Saya sangat menyayangkan apa yang dilakukan oknum-oknum tak bertanggungjawab yang dengan sengaja mengacaukan persatuan kita selama ini,” ujarnya.
Disinggung soal dukungan warga yang terus menguat hingga masa kampanye berahir, Sangadi petahana ini mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat Poigar Satu, dan insya Allah jika saya kembali terpilih, mari kita bangun bersama-sama desa ini,” pungkasnya.
Dari penuturan salah satu tokoh masyarakat desa mengatakan, untuk Pilsang nanti, dirinya masih meyakini sosok Sangadi Petahana akan kembali terpilih karena mendapat tempat dihati masyarakat, sebab selama ini beliau ikhlas membangun untuk desa, sehingga pada Pilsang tahun ini papa Kiki masih dirindukan masyarakat untuk melanjutkan pemerintahan dan pembangunan 6 tahun kedepan, “ Atas nama pribadi dan masyarakat, kami masih mendukung papa Kiki pada 3 Februari mendatang,” pungkas salah satu Tokmas yang dikenal kritis ini.(CN82)
























