Mahasiswi IAIN Kudus, Mutiara Latifah Mokoagow,: ” Gagas Pengelolaan Sampah Daur Ulang untuk Lingkungan Bersih “

Senin, 27 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGGAI, SUARAUTARA.COM – Kepedulian terhadap permasalahan sampah di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mendorong Mutiara Latifah Mokoagow, mahasiswi Program Studi Bimbingan Konseling Islam IAIN Kudus, untuk mengambil langkah nyata.

Inisiatif ini dimulai saat Mutiara berada di semester akhir studinya di IAIN Kudus masiswa yang berdarah campuran Luwuk-Kudus ini menggagas sistem pengelolaan sampah berbasis daur ulang untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Berawal dari pengamatan terhadap petugas kebersihan di lingkungannya yang memisahkan sampah plastik dan organik, Mutiara merancang sistem pengelolaan sampah rumah tangga dengan enam kategori terdiri  :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Foto Contoh Tong Sampah yang di buatnya Mutiara

1.) Sampah Organik
2.) Sampah Organik Khusus Daun
3.) Sampah Kertas/Kardus
4.) Sampah Kertas Kecil (bungkus makanan berbahan kertas)
5.) Sampah Anorganik Botol
6.) Sampah Anorganik Plastik Kecil

Menurut Mutiara, sampah organik dapat diolah menjadi kompos sederhana menggunakan daun, tanah, cangkang telur, dan sisa makanan, yang kemudian ditutup dengan daun untuk mengurangi bau.

Pengolahan ini menghasilkan air lindi yang, setelah dijemur selama dua minggu, dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman.

Ia juga menekankan bahwa sampah anorganik, seperti botol dan kardus, dapat didaur ulang untuk menciptakan pendapatan tambahan.

Sebagai langkah preventif, Mutiara selalu mencuci botol bekas sebelum menyimpannya untuk mengurangi bau.

Foto Contoh sampah daun yang di rendah.akan jadi pupuk tanaman

Saat Awak Media menghubungi melalui sambungan telepon, ia menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Kudus, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, mendirikan bank sampah di setiap kecamatan atau desa.

Bank sampah dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah sekaligus menambah nilai ekonomi dari hasil daur ulang.

“Sosialisasi manfaat sampah harus terus dilakukan. Dengan memilah dan mengolah sampah, kita tidak hanya membantu menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi,” ungkap Mutiara.

Foto Contoh Tong Sampah plastik dan botol

Mutiara berharap langkah-langkah sederhana seperti memilah sampah dari rumah dapat membantu pemerintah mengatasi persoalan lingkungan.

Kreasinya yang dimulai dari tong sampah sederhana menjadi bukti bahwa upaya kecil dapat membawa dampak besar bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Kudus,” pungkas Mahasiswi  semester akhir studinya di IAIN Kudus.

Berita : Mahasiswa IAIN Kudus

Editor : Dewi Qomariah

Berita Terkait

Sertu Yoyok dan Warga Kompak Perbaiki Jalan, Gotong Royong Jadi Kekuatan Warga Campoan
Pra UKW Dinilai Penting Penguji Ingatkan Wartawan Pahami Regulasi Pers dan Jangan Jadi Pendengung
Hadapi kemarau dan Karhutla MUI tojo una- una bersiap gelar salat istisqa
Ponpes Al Islah Gelar Pengajian Tafsir Jalalain Serta Kolaborasi Makelar Akhirat, Laziswaf Al-Ishlah dan Al-Ishlah Peduli Bangsa
Untuk yang ke Sekian Kalinya, Hosnatun Diundang Menjadi Juri Pada “Festival Musik Tong-tong” se-Madura
Gugus Belajar Banggai Diperkuat Irma Labuan Buka Bimtek bagi Empat Sekolah Penerima BOSP Kinerja 2026
Rayakan Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Hadirkan : “TerimaKasihSahabat di Situbondo dan Bondowoso”
Bukan Sekadar Beri Bantuan, Dandim Situbondo Duduk Bersama dan Sapa Warga Gunung Putri

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:20 WITA

Sertu Yoyok dan Warga Kompak Perbaiki Jalan, Gotong Royong Jadi Kekuatan Warga Campoan

Minggu, 6 September 2026 - 12:23 WITA

Pra UKW Dinilai Penting Penguji Ingatkan Wartawan Pahami Regulasi Pers dan Jangan Jadi Pendengung

Minggu, 6 September 2026 - 09:30 WITA

Hadapi kemarau dan Karhutla MUI tojo una- una bersiap gelar salat istisqa

Minggu, 6 September 2026 - 06:59 WITA

Ponpes Al Islah Gelar Pengajian Tafsir Jalalain Serta Kolaborasi Makelar Akhirat, Laziswaf Al-Ishlah dan Al-Ishlah Peduli Bangsa

Minggu, 6 September 2026 - 05:34 WITA

Untuk yang ke Sekian Kalinya, Hosnatun Diundang Menjadi Juri Pada “Festival Musik Tong-tong” se-Madura

Berita Terbaru