Kotamobagu I suarautara.com – Kota Kotamobagu indeks tertinggi pengelolaan keuangan daerah dibawah kepemimpinan Wali Kota Ir Hj Tatong Bara dan Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan SH.
Hasil pengukuran indeks pengelolaan keuangan daerah, Kota Kotamobagu menempati posisi tertinggi se-Sulawesi Utara (Sulut).Indeks total Kotamobagu adalah 71,8958.
Berdasarkan keputusan Gubernur Sulut Nomor 397 Tahun 2021, tentang Penetapan Hasil Pengukuran Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah se-Sulut, Kotamobagu di peringkat teratas melampaui yang berada di peringkat kedua dan ketiga.Kamis 12 Januari 2023.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bapelitbangda Kotamobagu Adnan Masinae menjelaskan, kotamobagu adalah kategori Kota di Sulut dengan capaian nilai tertinggi, sama seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) bertujuan untuk meningkatkan tata kelola keuangan daerah lebih baik dari tahun ke tahun
Untuk mendapatkan hasil pengukuran indeks, IPKD dibagi menjadi 6 dimensi . Yang terdiri atas (1) kesesuaian dokumen perencanaan dan penganggaran, (2) kualitas anggaran belanja dalam APBD, (3) transparansi pengelolaan keuangan daerah, (4) penyerapan anggaran, (5) kondisi keuangan daerah, (6) opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD),” kata Adnan.
Adnan juga mengatakan, untuk dimensi ketiga itu ada 29 indikator yang harus kita penuhi, dimana hal itu menyakut dokumen RKPD, Kebijakan umum anggaran, prioritas anggaran, termasuk akuntansi dan pelaporan, serta raihan opini BPK.
“Pada dimensi keempat ada 4 indikator yang dinilai, terkait serapan anggaran, belanja operasional, belanja transfer dan belanja tidak terduga. “Untuk dimensi kelima sendiri ada 6 indikator menyakut ondisi keuangan, kemandirian keuangan, dan fleksibilitas keuangan, sementara di dimensi keenam itu ada 6 indikator, termasuk informasi tentang raihan opini WTP,”
(Alfian)






















