Ketua DPRD Srikandi Batalipu Hadiri Rembuk Stunting Tingkat Kabupaten Buol

Senin, 28 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu, mendampingi Pj Bupati Buol dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Aula Lantai.2 Kantor Bupati Buol, Rabu, (23/8/2023).

Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu, mendampingi Pj Bupati Buol dan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Aula Lantai.2 Kantor Bupati Buol, Rabu, (23/8/2023).

SUARAUTARA, Buol – Ketua DPRD Buol Srikandi Batalipu, S.Sos, M.AP., dan Pj Bupati Buol beserta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang digelar di Aula Lantai.2 Kantor Bupati Buol, Rabu, (23/8/2023).

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua TP-PKK, Dinas Kesehatan, Bupati, para Kepala Desa, Camat, Lurah, serta perwakilan dari instansi terkait.

Dalam pembukaan dan arahan yang disampaikan oleh Pj. Bupati Buol, Drs. M. Muchlis, MM, disampaikan, bahwa pada tahun 2022 angka stunting di Buol mencapai 32,7%. Namun, Pemerintah Kabupaten Buol berkomitmen untuk menurunkan angka tersebut hingga 18% pada tahun 2026. Masalah stunting juga dihubungkan dengan kemiskinan ekstrim yang perlu mendapat perhatian bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya penanganan stunting di Kabupaten Buol terfokus pada 6 kecamatan dengan total 18 lokus. Pj Bupati menekankan bahwa akurasi dan validasi data memegang peranan utama dalam penurunan stunting. Dengan adanya data yang valid dan akurat, maka penanganan stunting bisa tepat sasaran. Meskipun demikian rendahnya cakupan pelayanan gizi balita, Pemerintah telah melakukan berbagai langkah, termasuk peningkatan peran TP-PKK, alokasi APBD, pelaporan dua kali setahun, serta peningkatan kualitas aksi konvergensi.

Pada acara tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh berbagai OPD dan pihak terkait, dengan semangat untuk menjadikan Kabupaten Buol bebas dari stunting. Pj. Bupati menggarisbawahi bahwa stunting bukanlah penyakit.
Masih dalam arahannya, Pj. Bupati Buol menekankan bahwa bantuan yang diberikan kepada anak-anak stunting harusnya berupa makanan siap saji, bukan berupa makanan mentah seperti bansos yang beberapa hari ini dibagikan. Menurut Pj. Bupati, bantuan seperti ini kurang efektif. Selanjutnya, intervensi dilakukan pada rentang usia 0 bulan hingga 2 tahun.

Acara berlanjut dengan pemaparan dan diskusi panel, termasuk presentasi stunting Bappeda, Dinas kesehatan dan Polri.
Pj. Bupati mengakhiri acara dengan memberikan pesan bahwa meskipun kerja keras telah dilakukan, masih perlu upaya lebih maksimal dan terkoordinasi dalam menangani stunting. Bantuan yang diberikan harus tepat sasaran dan berdampak nyata. Validasi data juga dianggap penting. Dengan semangat dan komitmen yang diungkapkan dalam acara ini, Kabupaten Buol bergerak maju dalam upaya memerangi stunting dan mencapai tujuan yang lebih baik bagi generasi masa depan.**

Berita Terkait

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas
Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai
Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat
Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari
Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik
Gandeng DSLNG Kaban BPBD Banggai Rifai Mahiwa Terus Perkuat Ketangguhan Bencana di Desa Uso ​
UKW Banggai Berlanjut Hari Kedua Erupsi Anak Krakatau Sempat Ganggu Kedatangan Penguji Dewan Pers
Waspadai Perundungan di Sekolah Anggota Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SMA Katolik Santo Yosep Luwuk

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:32 WITA

Dugaan Mahar Alsintan Rp150 Juta Mencuat Mentan Amran Minta Kapolresta Banggai Usut Tuntas

Jumat, 11 September 2026 - 20:49 WITA

Petani Mengadu Soal Pupuk Bersubsidi Mentan Amran Copot Manajer Pupuk di Banggai

Jumat, 11 September 2026 - 14:49 WITA

Bagikan Kebahagiaan Bersama 50 Anak Yatim Pertamina EP Donggi Matindok Catat 1,7 Juta Jam Kerja Selamat

Rabu, 9 September 2026 - 10:04 WITA

Putusan MA Telah Inkracht Ahli Waris Salim Albakar Siapkan Laporan ke PTUN hingga Bareskrim soal Sengketa Lahan Tanjung Sari

Rabu, 9 September 2026 - 08:28 WITA

Bupati Banggai Amirudin Resmikan Kantor Desa Singkoyo Guna Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Berita Terbaru

OKU

Misteri di Balik Pembangunan SDN 10 OKU Semidang Aji

Jumat, 11 Sep 2026 - 18:45 WITA