Kejari Tojo Una-Una Dalami Dugaan Penyimpangan Dana Desa Tongkabo TA 2023–2025

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suarautara.com,TOUNA– Kejaksaan Negeri Tojo Una-Una tengah mendalami dugaan penyalahgunaan Dana Desa dan Dana BUMDES di Desa Tongkabo, Kecamatan Togean untuk tahun anggaran 2023 hingga 2025 kasus ini mencuat ketika salah seorang aparat desa tongkabo inisial MK membeberkan kepada awak media pada jumat 12 juli 2026.

Dari 3 laporan yang masuk ke Kejari Touna, total anggaran yang disorot mencapai lebih dari Rp 460 juta. Dugaan penyimpangan ini meliputi 13 item kegiatan mulai dari infrastruktur, pengadaan, PMT, hingga pengelolaan BUMDES.

Untuk tahun anggaran 2023-2024, terdapat 5 kegiatan Dana Desa dengan total anggaran Rp 195.790.500 yang disorot. Di antaranya pembangunan MCK PAUD Rp 39 juta dan Lapangan Voly Ball Rp 62,9 juta yang diduga tidak dilaksanakan sesuai gambar. Kemudian kegiatan PMT Stunting 2023 senilai Rp 13,5 juta yang disebut hanya Rp 1 juta disalurkan ke Bidan Desa. Pelapor juga melampirkan rekaman pembicaraan dengan Bidan Desa berinisial R.

Laporan kedua tertanggal 21 April 2025 merinci 7 item kegiatan tahun 2024. Antara lain Pembangunan Tanggul Penahan Ombak Rp 65,6 juta yang diduga tidak sesuai bangunannya, Rehab Jalan Usaha Tani Rp 161,5 juta yang tidak sesuai petunjuk teknis, serta Pengadaan Kabel Listrik Rp 32,9 juta yang tidak dibelanjakan. Laporan itu juga menyoroti dugaan mark up harga material dan pembebasan lahan yang tidak sesuai NJOP.

Sementara untuk tahun 2025, sorotan mengarah ke Dana Ketahanan Pangan senilai Rp 77,3 juta. Dana itu dialokasikan untuk pengadaan 4.000 ekor bibit ikan bobara dan 7 unit perahu. Namun dalam laporan 6 Januari 2025, kegiatan tersebut disebut “belum terealisasi”.

Temuan terbaru juga menyasar pengelolaan Dana BUMDES. Anggaran BUMDES Desa Tongkabo sebesar Rp 160 juta diduga dipihak ketigakan. Padahal sesuai aturan, pengelolaan BUMDES wajib dilakukan oleh pengurus BUMDES itu sendiri.

“Dana BUMDES 160 juta itu dipihak ketigakan. Dan bukan pengurus BUMDES yang mengelola anggaran tersebut,” ujar sumber dari internal desa.

Terkait kasus ini, BPD dan Aparat Desa Tongkabo mengaku telah dua kali menjalani pemeriksaan dan BAP oleh penyidik Kejaksaan.

“Kami sudah dua kali dipanggil untuk memberikan keterangan terkait dana desa 2023 sampai 2025,” kata sumber tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Tongkabo inisial FA ,belum memberikan keterangan resmi. Pihak Kejari Touna juga belum merilis status penanganan perkara ini.

Pewarta: Agung

Berita Terkait

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam
Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu
Babinsa Koramil 14 Jatibanteng Dampingi Posyandu Balita dan Lansia, Dukung Kesehatan Warga
Dinsos Banggai Bergerak Cepat Hariadi Bola Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Lamala
Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal
Cabdis Pendidikan Wilayah II Pantau Pelaksanaan TKA SMA 2026 di Donggala, Pastikan Evaluasi Berjalan Optimal
Kapolres Touna Turun Langsung Atur Lalu Lintas Pagi di Ampana
Sinergitas TNI-Polri, Dandim Situbondo Dukung Penuh Gelar Pasukan Operasi Patuh Semeru 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Batas Wilayah Soho Jadi Perhatian Pemuda ASOKA Thamin Nasir Minta Pemda Telusuri Jejak Sejarah Kampung Asam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:21 WITA

Satresnarkoba Polres Tojo Una-Una Kembali Ringkus Seorang Pemuda Terkait Dugaan Kasus Sabu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:05 WITA

Babinsa Koramil 14 Jatibanteng Dampingi Posyandu Balita dan Lansia, Dukung Kesehatan Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:30 WITA

Resmi Dilantik, KORMI Buol Punya Misi Besar: Sehatkan Masyarakat dan Jaga Budaya Lokal

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Cabdis Pendidikan Wilayah II Pantau Pelaksanaan TKA SMA 2026 di Donggala, Pastikan Evaluasi Berjalan Optimal

Berita Terbaru