Suarautara.com, Situbondo – Ikan mangla merupakan hidangan populer di Situbondo, terutama untuk acara bakar-bakar saat malam pergantian tahun karena harganya yang terjangkau dan rasanya yang lezat.
Ikan ini banyak dicari sebagai alternatif ikan putih yang lebih mahal, dengan harga grosir sekitar Rp25.000 – Rp30.000 per kg untuk ukuran tanggung hingga besar.
Dan para tengkulak di Situbondo mulai dari ujung barat hingga timur kabupaten ini banyak melakukan pembelian secara grosir di kecamatan Panarukan, tepatnya di depan pintu masuk menuju kantor KSOP Kelas III Panarukan, di gudang pembongkaran ikan mangla milik pengusaha muda, Edy Eko Pratama.
Di pusat penjualan ikan mangla dan jenggelek inilah para tengkulak membeli ikan mangla kepada Edy Eko Pratama.
Menurut salah satu tengkulak asal Kecamatan Besuki mengatakan bahwa,
”Saya sudah cukup lama kulakan ikan mangla ke gudangnya mas Edy ini karena harganya murah dan terjangkau untuk pengusaha kecil di pasar Besuki seperti saya ini, mas,” ujarnya kemarin, Rabu tanggal 11 februari 2026.
Sementara itu menurut pengusaha muda Edy Eko Pratama yang bergerak di bidang tangkapan ikan dan karaoke ini mengatakan bahwa,
”Kami lebih banyak kirim ke kabupaten Lamongan, mas. Juga ke Bali dan kabupaten lain di Jawa Timur,” ujar Edi Eko Pratama.













